Petani Penggarap Di Desa Gunung Geulis Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor Menantinkan Kehadira Gubernur Jawa Barat

Bogor – Kpksigap.com – Akibat Perampasan hak tanah garapan milik warga Desa Gunung Geulis Kecamatan Sukaraja kabupaten Bogor yang kini sudah menjadi HGU dan dikuasai oleh pihak Summarecon menjadi permasalahan besar .

 

Hal tersebut diduga ulah oknum para pejabat pemerintah kabupaten Bogor yang bermain dengan mafia hukum mafia tanah , bahkan diduga bermain dengan pemeritahan Desa Gunung Geulis Kecamatan sukaraja.

 

Para petani penggarap tersebut mencari perlindungan hukum , karena mereka hidupnya terancam oleh para pereman bayaran dari PT.Summarecon Tbk, selama belasan tahun para petani penggarap tersebut kehilangan mata pencaharian dari tanah garapan mereka selama puluhan tahun.

 

Sementara menurut salah satu petani penggarap yang bernama Tolib menjelaskan pada awak media mengenai kronologis tanah garapan mereka yang menjadi ahli waris bapanya meneruskan tanah garapan tersebut.

Menerut penjelasa tolib sebagai petani penggarap di desa Gunung Geulis bahwa tanah tersebut sudar tercatat di buku leter C di desa Gunung Geulis kecamatan Sukaraja kabupaten Bogor.

 

Masih penuturan Tolib, kami mewakili dari sekian banyak para petani penggarap di desa Gunung Geulis yang telah dirampas haknya oleh oknum para pejabat dari tingkat desa sampai tingkat Pemerintahan kabupaten Bogor,salah satunya pemilik tanah Gunung Geulis seluas 70 Ha milik bapak Jimny Mamesah yang merasa di jolimi oleh pihak oknum aparat pemda Kabupaten Bogor yang bekerjasama dengan oknum mafia tanah mafia hukum.

 

Tolib juga berharap dalam hal ini agar bapak Gubernur Jawa Barat Bapak Dedi Mulyadi dapat membantu kami para petani penggarap yang ada di Desa Gunung Geulis Kecamatan Sukaraja kabupaten Bogor yang telah dirampas haknya oleh oknum desa dan para mafia tanah, tolong kami. pak Gubernur agar kami dapat mendapatkan hak kami sebagai petani penggarap . ungkap Tolib.

 

( Kpksigap Red Maulana)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *