HOTEL SUTANRAJA MINAHASA UTARA GELAR PERAYAAN TAHUN BARU IMLEK 2576 KONGZILI NASIONAL

Minahasa Utara,- Kpksigap.com
Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili Nasional Dirayakan dari Sulawesi Utara, Undangan 2 Ribu Orang, Begini Suasana dan Rangkaiannya di Sutan Raja Manado
Reza Abdilah
Minggu, 9 Februari 2025 | 11:26 WIB
Doa Imlek dalam perayaan Tahun Baru Imlek Nasional di Sulawesi Utara
Doa Imlek dalam perayaan Tahun Baru Imlek Nasional di Sulawesi Utara

perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili Nasional di Sulawesi Utara telah dimulai, Minggu (9/2). Nampak dibuka dengan penampilan luar biasa Barongsai. Menghibur serta berinteraksi langsung dengan sekira 2 ribu tamu undangan yang hadir.

Seusainya dilanjutkan dengan berturut tarian daerah dan nasional serta lantunan musik yang menyejukkan. Narasi dan doa Imlek juga mengiringi perayaan tingkat nasional ini.

Terlihat Gubernur Olly Dondokambey diwakili Kepala Kesbangpol Johnny Suak. Juga Walikota Manado Andrei Angouw. Kakanwil Kemenag Sulut Ulyas Taha. Forkopimda, toko agama dan tokoh masyarakat bumi nyiur melambai juga turut serta.

Ketua Majelis Agama Konghucu Indonesia (MAKIN) Manado yang juga Ketua Panitia Perayaan Imlek Nasional di Manado, Sulawesi Utara, Heintje Lintong memimpin langsung kegiatan ini. Bersama Ketua Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin) Sulut Ws Pon Riano Baggy.

Diketahui selain berpusat di Manado, tepatnya di Sutan Raja Convention Center Minut,

Secara Nasional ada 2 Tempat Pelaksanaan Sulawesi Utara bertempat di Hotel Sutan Raja Convention Center,
juga berlangsung di Sasana Kriya TMII Jakarta. Yang dilangsungkan oleh Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), mengangkat tema “Perilaku Lurus Pemimpin, akan Meluruskan Hati Seluruh Rakyat”.

Maka lewat vidio songkat Ketua umum Matakin Budi Santoso Tanuwibowo menyapa seluruh undangan yang hadir di Manado. “Semoga di tahun baru Imlek kita bisa menyelesaikan semua persoalan yang kita hadapi. Terima kasih atas perhatian, dukungan dan kehadiran bagi semuanya,” katanya.

Lanjutnya perayaan Tahun Baru Imlek ini sudah dilakukan 26 kali sejak erat Presiden ke 4 Abdurrahman Wahid. “Maka tema tiap tahun dikaitkan dengan kepentingan Nasional. Seperti pada tema kali ini, untuk mendukung pemerintah baru dibawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto,” tegasnya.
(Pen. Alex G)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *