Surabaya – kpksigap.com
Gangster nampaknya masih menjadi mimpi buruk bagi keamanan dan ketertiban di kota Surabaya.
Seorang warga tak bersalah kembali menjadi korban keganasan dan kekejaman gangster Surabaya.
Kali ini, seorang pemuda meninggal dunia setelah dianiaya gangster di Jalan Sukomanunggal Jaya, Sabtu (25/1) dini hari
M Dito Alviansyah, 19, warga Manukan Dono, meninggal di lokasi, sementara M Fahmi, 21, warga Manukan Wetan, luka parah.
Paman korban Dwi Yanuardi, 45, mengatakan, saat itu korban hendak pulang takziah dari rumah temannya berboncengan motor dengan Fahmi.
Korban juga bersama delapan temannya yang lain masing-masing berboncengan mengendarai empat motor.
Saat melintas, di depan ada dua motor masing-masing berboncengan tiga orang.
Sesampainya di perempatan Sukomanunggal, pelaku lalu memelankan laju kendaraan. Tiba-tiba mereka menghadang rombongan korban dan temannya.
“Anak-anak perjalanan pulang pakai lima motor 10 orang. Pelaku naik dua motor orang enam masing-masing bonceng tiga. Tiba-tiba pelaku menghadang di perempatan. Anak-anak kaget, terus pelaku mengeluarkan senjata yang dikeluarkan ruyung,” ujarnya, Minggu (26/1).
Apesnya, Dito dan Fahmi paling belakang. Pelaku diduga menganiaya dua korban di Sukomanunggal Jaya.
“Yang jadi korban ponakan saya (Dito). Satu masih kritis (Fahmi). Gak ada saksi karena pas kejadian anak-anak kabur,” ungkapnya
(KPK SIGAP – RED -Mr Abu Nawas)




