JEMBER –kpksigap.com
Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial HS (31), warga Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, mendatangi Mapolres Jember.
Kedatangan HS (31) yang didampingi oleh suami dan saudaranya tersebut bertujuan untuk meminta perlindungan hukum sekaligus melaporkan dugaan penganiayaan dan ancaman pembunuhan yang diduga dilakukan oleh tetangganya sendiri yang berimisial Tu
Dan Kepada awak media, HS mengungkapkan bahwa dirinya dilingkupi rasa trauma ketakutan setelah menerima ancaman kekerasan fisik yang serius oleh tu.
Ia mengaku diancam akan dibacok hingga dibunuh oleh terduga pelaku yang berinisial Tu, yang tak lain adalah tetangga dekatnya tersebut
”Saya datang ke Polres Jember didampingi suami dan saudara untuk meminta perlindungan kepada aparat. Karena saya mendapat ancaman akan dibacok, bahkan akan dibunuh oleh tetangga saya,” ujar HS saat ditemui di mapolres setempat, Kamis (25/6/2026).
Dan menambahkan, intimidasi tersebut membuatnya trauma dan mengkhawatirkan keselamatan dirinya sebagai seorang perempuan.
Selain melaporkan kasus pengancaman terhadap dirinya, HS bersama pihak keluarga juga melaporkan tindakan dugaan pemukulan atau penganiayaan yang menyasar saudaranya.
”Saya selalu ketakutan dengan ancaman pembunuhan tersebut, apalagi saya hanya seorang perempuan. Di samping itu, kami juga melakukan pelaporan atas pengancaman dan juga pemukulan terhadap saudara saya,” imbuhnya.
Ia berharap pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut secara prosedural demi menjamin keamanan keluarganya dan memberikan kepastian hukum yang adil bagi semua pihak.
”Harapan saya dengan melakukan pelaporan ke Polres ini, agar saya mendapatkan perlindungan hukum dari aparat atas ancaman pembunuhan tersebut dan juga agar kasus ini bisa segera diselesaikan secara hukum yang berlaku,” pungkas HS.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian Polres Jember masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait laporan tersebut guna mengumpulkan bukti-bukti dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait, termasuk terduga pelaku, guna menjaga keberimbangan informasi kedepannya.
Reporter Ali
Editor Mursyidi



