Proses Seleksi Paskibraka Menuju Seleksi Tingkat Nasional.
Oleh
Ahmad al-Fatih
Siswa SMAN Agam Cendikia
Perkenalkan nama saya Ahmad al-Fatih, nama panggilan saya Fatih. Saya berasal dari salah satu sekolah unggulan di Sumbar yaitu SMAN Agam Cendekia.
Saya akan menceritakan bagaimana proses saya mengikuti seleksi paskibraka dari tahap seleksi sekolah sampai Alhamdulillah bisa mengikuti seleksi tingkat nasional.
Semenjak awal diterima di SMAN Agam Cendekia saya sudah memiliki keinginan untuk mengikuti kegiatan paskibraka karna saya tau sekolah saya memiliki keunggulan dalam bidang disiplin baris berbaris. Disekolah kami rutin mengikuti kegiatan baris berbaris mulai dari awal kegiatan pagi disekolah sampai pulang sekolah kami memiliki banyak agenda yang berkaitan dengan baris berbaris.
Saya akan mulai bercerita tentang awal seleksi paskibraka yaitu seleksi sekolah. Pada tahapan seleksi sekolah, sekolah kami menerapkan aturan agar bersaing secara adil dan sportif.
Pada tahapan seleksi sekolah ini, saya bersama dengan 12 Pasang kawan-kawan satu angkatan diseleksi oleh Pelatih Paksibraka yang dibantu oleh Pimpinan Sekolah, Pembina OSIS, Bapak Ibu Pembina Siswa serta Abang dan kakak senior.
Untuk kuota tahun ini sekolah kami mendapatkan kuota 5 Pasang Calon Paskibraka. Karna itu kami harus berkompetisi menunjukkan kualitas kami masing-masing.
Alhamdulillah pada tahapan seleksi sekolah ini saya terpilih sebagai 5 pasang terbaik yang akan mewakili sekolah untuk seleksi paskibraka tingkat kabupaten.
Pada tahapan ini kami harus melengkapi beberapa berkas untuk tahapan seleksi administrasi, setelah lulus administrasi kami baru mengikuti seleksi TWK dan TIU, seleksi kesehatan, Seleksi PBB, SAMAPTA, Kepribadian dan Wawancara.
Setelah mengikuti proses seleksi yang panjang ditingkat kabupaten, Alhamdulillah saya terpilih sebagai perwakilan kabupaten Agam untuk mengikuti seleksi di tahapan provinsi. Pada tahapan ini kabupaten Agam mengutus 6 Pasang calon paskibraka terbaik dari beberapa sekolah yang ada di kabupaten Agam.
Pada tahapan seleksi tingkat provinsi saya mengikuti proses seleksi yang hampir sama dengan seleksi tahap kabupaten. Selama seleksi provinsi ini saya bersaing dengan perwakilan semua kabupaten yang ada di Sumbar untuk menjadi yang terbaik.
Pada tahapan seleksi ini saya berusaha untuk menunjukkan kemampuan terbaik saya dan tentunya berusaha untuk tetap membawa ciri khas sekolah kami yaitu disiplin semi militer terutama dalam baris berbaris.
Alhamdulillah pada saat pengumuman 5 terbaik seleksi tingkat Sumbar saya masuk nominasi dan setelah mengikuti proses berikutnya saya terpilih sebagai 3 terbaik calon paskibraka tingkat provinsi Sumbar yang nantinya akan mewakili Sumbar pada tahap seleksi paskibraka tingkat nasional.
Ketika ditetapkan sebagai calon paskibraka sumbar tingkat nasional tentunya saya sangat bahagia dan bersyukur.
Setelah ditetapkan sebagai calon paskibraka nasional, saya berusaha untuk terus meningkatkan kemampuan Paskibraka dan melatih beberapa minat bakat saya yang nantinya akan saya tampilkan ketika mengikuti seleksi tingkat nasional.
Sebelum berangkat mengikuti seleksi tingkat nasional ini saya mendapatkan pembekalan dari panitia seleksi tingkat provinsi, kabupaten dan pihak sekolah.
Sebelum berangkat saya melatih kemampuan PBB, bakat silat dan tambua. Saya dilatih beberapa pelatih yang telah disiapkan oleh pihak kesbangpol kabupaten Agam dan juga beberapa senior di sekolah.
Sebelum berangkat ke Jakarta, sekolah saya memberikan dukungan yang luar biasa sama saya. Sekolah mengadakan kegiatan doa bersama untuk mendoakan agar saya mendapatkan hasil terbaik ketika mengikuti seleksi tingkat nasional ini.
Kegiatan ini dihadiri oleh keluarga besar SMAN Agam Cendekia dan Pihak Kesbangpol Kabupaten Agam. Dengan adanya kegiatan ini saya semakin termotivasi untuk memberikan hasil terbaik nantinya ketika mengikuti seleksi tingkat nasional.
Sebagai penutup, Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu saya selama ini yaitu Orang Tua, Keluarga Besar SMAN Agam Cendekia, Panitia seleksi paskibraka kabupaten Agam dan Panitia seleksi provinsi Sumbar.
Semoga semua yang diberikan pada saya bermanfaat untuk diri saya, orang lain, bangsa dan negara.***
Teks photo
Ahmad al-Fatih siswa SMA Agam Cendikia bersama Bupati Agam Benny Warlis, Kakan Kesbangpol Agam Bambang Warsito, Kepala SMA Agam Cendikia Yendri Putra dan Guru – ist



