Misteri Kematian Perempuan di Tambora Terkuak, Suami Siri Ditangkap Polisi

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

JAKARTA — Aparat kepolisian berhasil membongkar tabir kematian seorang perempuan berinisial R (40) yang ditemukan tak bernyawa di dalam rumahnya, kawasan Jalan Padamulya VIII, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Korban diduga kuat dihabisi oleh suami sirinya sendiri.

 

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim gabungan dari Tim Tiger Reskrim Polsek Tambora bersama Tim Resmob dan Jatanras Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat (19/6/2026).

 

Kapolsek Tambora, AKP Wahyu Hidayat, S.T.K., S.I.K., dengan didampingi Panit Reskrim Ipda Priyo Purnomo, mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian telah meringkus seorang pria berinisial ES (30). Pria yang berstatus sebagai suami siri korban tersebut kini ditetapkan sebagai terduga pelaku.

 

“Terduga pelaku penganiayaan berat yang mengakibatkan istri sirinya meninggal dunia sudah berhasil kami amankan. Saat ini yang bersangkutan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Tambora. Selama proses penangkapan, pelaku bersikap kooperatif dan tanpa perlawanan,” terang AKP Wahyu Hidayat, Jumat (19/6/2026).

 

Kronologi Terbongkarnya Aksi Pelaku

 

Menurut penjelasan Kapolsek, titik terang kasus ini bermula dari keberanian anak korban. Bocah tersebut menceritakan insiden tragis yang dilihatnya kepada tetangga sekitar, bahwa sang ibu telah dicekik oleh ayahnya.

 

Mendengar pengakuan polos namun mengejutkan tersebut, pengurus RT setempat bersama warga langsung bergerak cepat melaporkan kejadian itu ke Polsek Tambora. Petugas yang tiba di lokasi segera mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna menjaga status quo dan langsung melakukan olah TKP secara mendalam.

 

Motif Diduga Dipicu Cekcok Rumah Tangga

 

Penyelidikan awal dan interogasi terhadap sejumlah saksi menguatkan indikasi keterlibatan ES dalam kematian R. Berdasarkan keterangan lingkungan sosial dan keluarga, bahtera rumah tangga pasangan siri ini memang kerap diwarnai perselisihan.

 

“Dari penuturan para saksi, pasangan ini diketahui sering terlibat konflik domestik. Bahkan, pada malam sebelum korban ditemukan tewas, beberapa tetangga sempat mendengar keduanya terlibat pertengkaran hebat,” ungkap Wahyu.

 

Dalam penangkapan ini, penyidik juga menyita barang bukti berupa:

 

Satu lembar kain sprei berwarna merah muda yang diduga kuat berkaitan langsung dengan tindak pidana tersebut.

 

Saat ini, jasad korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Pihak kepolisian masih menunggu hasil visum dan otopsi resmi dari tim kedokteran forensik untuk memastikan penyebab utama kematian korban. Sumber berita: (Red Kurnia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *