Polres Bangka Himbau Penambang Ponton Rajuk Tower Hentikan Aktivitas di Alur Nelayan II dan Muara Air Kantung

KPKsigap.com- (Bangka Sungailiat)
Tim gabungan Polres Bangka, memberikan Himbauan kepada, pemilik dan pekerja Tambang jenis, ponton rajuk tower yang Beroperasi di, (DAS) alur Nelayan (2) serta di pesisir, Muara Air Kantung Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Jum.at (24/04/2026),
Kegiatan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Bangka, AKP Astrian Tomi, S.H., M.H., dan melibatkan sejumlah pejabat, utama, di antaranya Kasat Reskrim AKP Mauldi Waspadani, S.Tr.K.,S.I.K.,Kasat Polairud AKP Arief Fabillah,S.H.,Kasat Samapta Iptu Tomi Sahala, serta Kapolsek Sungailiat Iptu Reza Irawan, S.H., M.H.,bersama personel gabungan Lainnya,
Tim kemudian di bagi menjadi dua, dengan Tim (1) dipimpin Kasat Polairud dan Tim, (2) dipimpin Kasat Reskrim, untuk, menyasar dua lokasi berbeda yakni alur Sungai, Lingkungan jalan Laut Nelayan (2) dan Muara Air Kantung Jelitik,
Dari hasil pengecekan di lapangan, petugas Menemukan sekitar (50) unit Ponton, rajuk tower yang tidak Beroperasi di alur sungai kawasan Nelayan, (2) Keberadaan Ponton tersebut, dinilai Berpotensi Mengganggu jalur, keluar masuk perahu Nelayan,
Kabag Ops AKP Astrian Tomi, menghimbau para pemilik ponton dan, penambang agar tidak Beroperasi di, kawasan tersebut serta segera, Membongkar atau memindahkan Ponton,
“Kami menegaskan, pihak kepolisian tidak akan segan, Mengambil tindakan tegas, Apabila hombauan tersebut tidak di indahkan”, ujar AKP Astrian Tomi,
Sementara itu perwakilan PT. Timah, Wendi, menyampaikan Apresiasi atas, langkah Polres Bangka, dalam merespon keluhan masyarakat Nelayan,
Ia memastikan Aktivitas tambang, di depan Muara Air Kantung berada, dalam wilayah (IUP) PT. Timah dan tidak akan mengganggu aktivitas Nelayan,
pihaknya juga Berkomitmen, menindak tegas Aktivitas, penambangan di luar (IUP),
Melalui kegiatan ini, Polres Bangka, berharap terciptanya, kelancaran aktivitas Nelayan, serta terjalinnya komunikasi yang Baik antara aparat kepolisian, Masyarakat penambang, dan pihak Perusahaan,
Para penambang pun menyatakan kesediaannya untuk Menggeser ponton, dari area muara dan alur sungai, guna menghindari gangguan terhadap jalur pelayaran Nelayan, Pungkasnya.
Reporter (Imron)
Editor Mursyidi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *