Agam (Sumbar), KPK sigap com
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Agam Thomas Febria meninjau langsung kondisi MTsS Muhammadiyah Kampung Tangah yang terdampak musibah hujan lebat disertai angin kencang beberapa hari lalu, Senin (21/4).
Akibat bencana tersebut menyebabkan sejumlah ruang belajar mengalami kerusakan, bahkan sebagian atap dan beberapa lokal dilaporkan roboh sehingga mengganggu proses belajar mengajar.
Dalam kunjungan tersebut, Kakankemenag didampingi oleh Kasubbag Tata Usaha Pebri Doni, Kasi Pendidikan Madrasah Ali Mutasar, serta Kasi Bimas Islam Kamiri. Turut hadir jajaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam yang ikut melakukan peninjauan dan asesmen terhadap tingkat kerusakan. Selain itu, hadir pula Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Agam Mursyidi.
Rombongan disambut langsung oleh Kepala MTsS Muhammadiyah Kampung Tangah, Wasiatul Ilmah Mursal.
Dalam kesempatan itu, pihak madrasah menyampaikan kondisi terkini serta dampak yang dirasakan, terutama terhadap kegiatan belajar mengajar yang untuk sementara waktu harus disesuaikan.
Thomas Febria menyampaikan keprihatinan atas musibah yang terjadi dan menegaskan komitmen untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait guna percepatan penanganan. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan kebersamaan dalam menghadapi bencana.
“Mari kita selalu meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam menanggapi bencana alam, tanpa memandang siapa pun,” katanya Saatnya kita saling bahu-membahu dalam penanggulangannya. Seperti pepatah Minangkabau, barek samo dipikua, ringan samo dijinjing.
Sebagai bentuk kepedulian, pada kesempatan tersebut pihak Kakankemenag Agam juga menyalurkan bantuan sebesar Rp 3,5 juta untuk mendukung kebutuhan darurat madrasah yang terdampak.
Kepala MTsS Muhammadiyah Kampung Tangah, Wasiatul Ilmah Mursal, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan. Ia berharap dukungan ini dapat mempercepat pemulihan sarana belajar di madrasah yang dipimpinnya.
Ketua PDM Agam Mursyidi menyatakan terima kasih atas kunjungan dan pemberian bantuan yang diberikan oleh jajaran Kemenag Agam guna meringankan beban pihak madrasah sehingga kembali bisa melakukan proses belajar mengajar (PBM) di lokal yang rusak tersebut.
“Semoga bermanfaat dan mendorong percepatan pelaksanaan PBM yang sempat terganggu akibat bencana yang terjadi,” katanya.
Diharapkan ke depan sinergitas antara lembaga terbangun dengan baik dan lancar guna mewujudkan pendidikan madrasah yang lebih baik dan berkualitas di masa mendatang.
Editor Mursyidi)




