Viral Dana Desa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara Di Media Sosial Akun Fb “Letnaz” TA 2021-2025

Nias Utara, KPK-SIGAP.com || Membuat  terheran, Pergemar Media Sosial Fasebook (FB) Viralnya isi seruan hati masyarakat tentang Dugaan Dana Desa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara sebagai berikut :
part2#
DARI TAHUN ANGGARAN 2021 S/D TAHUN ANGGARAN 2025 MASALAH KORUPSI DANA DESA DIDESA LAWIRA II KECAMATAN LOTU KABUPATEN NIAS UTARA MASIH MERAJA LELA😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂, Kamis 13/02/2025.
Dari tahun Anggaran 2021 sampai tahun Anggaran 2024 Dana Desa di desaku Desa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara selalu di potong, entah apa masalah dan siapa pelakunya sampai2 masyarakat desa Lawira II Kecamatan Lotu tidak menikmati yang namanya kesejahteraan dan pembangunan dari dana desa Lawira II 100 cair setiap tahun. Saya selalu bertanya-tanya kenapa masyarakat desa Lawira II yang dibuat menanggung kesalahan sementara yang mengelola Keuangan Desa adalah Pemerintah Desa Lawira II Kecamatan Lotu, klo memang kesalahan beberapa pemerintah desa Lawira II Kecamatan Lotu kenapa tidak ada Sanksi bagi beberapa pemerintah  desa Lawira II Kecamatan yang melanggar aturan pengelolaan keuangan Desa seperti korupsi Dana Desa dan penggelapan Dana Desa ada apa…..?????? dan ditambah lagi tahun 2021 Gaji perangkat Desa Lawira II 3 (Tiga) bulan lagi belum dibayarkan sampai sekarang hanya gara2 masalah yang dibuat berapa pemerintah desa Lawira II Kecamatan Lotu dalam pengelolaan keuangan Desa tahun Anggaran 2020. Mohon kejelasan apa yang sedang dialami masyarakat Desa Lawira II Kecamatan Lotu tentang pemotongan dana desa setiap tahun dari tahun Anggaran 2021 s/d tahun Anggaran 2024 dan termasuk Gaji perangkat Desa yang 3 (Tiga) bulan lagi ditahun Anggaran 2021 yang belum dibayarkan sampai sekarang. pada klo memang beberapa pemerintah  desa Lawira II Kecamatan Lotu yang melanggar aturan kenapa gak dikenakan Sanksi sesuai dengan aturan  oleh dinas terkait seperti dinas PMD Kabupaten Nias Utara dan Inspektorat Kabupaten Nias Utara, kenapa didiamkan aja malah dijadikan korban masyarakat banyak didesa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara. perlu juga saya jelaskan bahwa masalah yang terjadi didesa Lawira II dimulai pada pengelolaan keuangan tahun Anggaran 2020 dan Uang SILPA yang tidak ada dalam rekening uang yang belum dikembalikan ke rekening didesa Lawira II pada tahun Anggaran 2020 -+ Rp. 35 juta, lama2 karena tidak ada Sanksi pada korupsi dana desa Sampai tahun Anggaran 2024 ini uang SILPA yang tidak ada dalam rekening desa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara bertambah Jumlahnya sebesar -+51 juta tapi tetap dimuat dalam APBDes setiap tahun. Pertanyaan sekarang sampai kapan ada penyelesaian masalah yang terjadi didesa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara, atw senganja dibiarkan dan dipelihara……..???????? 😂😂😂😂😂😂😂😂  kasihan lah kami masyarakat didesa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara klo tidak ada Sanksi pada beberapa oknum Pemerintah Desa Lawira II kecamatan Lotu yang mengkorupsi kan atw menggelapkan Uang Negara Dana Desa lah pak………., kami masyarakat desa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara bagaikan penonton setia pada permainan beberapa pemerintah  desa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara.
harapan kami tolong keadilan dan kebenaran untuk masalah didesa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara, agar masyarakat desa Lawira II Kecamatan Lotu tidak selalu bertanya-tanya terus dan menikmati yang namanya pembangunan dan kesejahteraan dari Dana Desa 100 persen dan termasuk juga uang SILPA yang tidak ada dalam Rekening desa agar bisa masyarakat desa menikmati dalam bentuk pembangunan klo sudah terselesaikan.
Salam dari saya Perangkat Desa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara.
Mohon maaf🙏🙏🙏🙏 saya memposting di media sosial karena masalah yang di alami didesa Lawira II Kecamatan Lotu Kabupaten Nias Utara mulai tahun 2021,  pernah masuk Laporan pengaduan masyarakat mulai dari K.

KPK Sigap -Red – K.Gea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *