*KPK sigap com, Selasa 14 April 2026*
*BANFANU, NOEMUTI* – Terik matahari Selasa 14 April 2026 tak menyurutkan semangat puluhan umat yang berkumpul di lokasi pembangunan Kapela St. Yohanes Pemandi Banfanu, Kecamatan Noemuti. Hari ini, reses Anggota DPRD TTU Dapil 5 dari Partai NasDem, Arnoldus Rusae, sengaja digelar di tengah lokasi kapela yang baru tahap pengerjaan fondasi dan slof.
Suasana haru langsung terasa saat dialog dimulai. Di hadapan anggota dewan dan pemerintah desa Banfanu yang turut hadir, Ketua Panitia Pelaksana Pembangunan, Yohanes Lopis, buka suara tentang panjangnya perjuangan umat.
“Kami sudah lama sekali bergulat, Bapa Dewan. Naik-turun minta perhatian untuk rumah Tuhan ini. Swadaya umat jalan terus, tapi tenaga kami terbatas,” ungkap Yohanes Lopis dengan suara bergetar.
Yohanes Lopis menambahkan, tahun ini titik terang mulai kelihatan setelah *Pemerintah Daerah TTU menghibahkan dana Rp95.000.000* untuk pembangunan. Dana tersebut baru digunakan untuk memulai pekerjaan fondasi dan slof. Untuk melanjutkan ke tahap dinding, atap, hingga finishing dan sarana pendukung, umat masih sangat berharap uluran tangan.
Gayung bersambut. Mendengar itu, Arnoldus Rusae langsung menyatakan sikap. “Daripada uang reses dibagi-bagi habis, lebih baik kita fokuskan untuk pembangunan kapela yang jelas manfaatnya. Ini rumah ibadah, tempat kita semua berdoa,” tegas Arnoldus disambut anggukan warga.
Tak main-main, ini *paket lengkap yang dijanjikan Arnoldus* untuk mendorong percepatan Kapela St. Yohanes Pemandi:
1. *Tambahan dana reses Rp5.000.000* – untuk kelanjutan pembangunan dari tahap fondasi dan slof, melengkapi hibah Pemda TTU Rp95 juta
2. *1 unit MCK lengkap* – kebutuhan vital yang disiapkan sejak awal agar umat nyaman saat kerja bakti maupun ibadah nanti
3. *1 set sound system* – dipersiapkan untuk mendukung kegiatan liturgi ketika kapela sudah bisa digunakan
4. *Instalasi keseluruhan kapela* – komitmen untuk mengawal instalasi listrik, lampu, dan penataan ruang sampai kapela layak digunakan
“Pemda sudah buka jalan dengan Rp95 juta untuk fondasi dan slof. Saya tambah Rp5 juta dari reses biar pembangunan naik ke tahap berikutnya tidak tersendat. Total Rp100 juta uang negara untuk rumah Tuhan. Tugas saya kawal MCK, sound, dan instalasinya sampai beres. Saya janji,” ucap Arnoldus sambil menunjuk lokasi fondasi kapela di belakangnya.
Kepala Desa Banfanu yang hadir mengapresiasi langkah cepat itu. Menurutnya, sinergi Pemda, DPRD, dan swadaya umat inilah yang membuat pembangunan di desa jadi nyata.
Reses di lokasi kapela hari ini jadi penanda: perjuangan panjang umat Banfanu akhirnya didengar. Dapil 5 DPRD TTU meliputi *Kecamatan Miomaffo Barat, Musi, Mutis, Noemuti, dan Noemuti Timur*.
*Penulis: Ana Funan*
Editor Mursyidi




