Manado, kpksigap.com, Selasa, 14 Oktober 2025.
Suasana penuh sukacita dan haru mewarnai Graha Gubernuran Bumi Beringin, Manado, pada Selasa (14/10), saat Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menggelar Pencatatan Perkawinan Massal yang diikuti oleh 115 pasangan pengantin dari berbagai kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara.

Acara ini dibuka dengan ibadah syukur dan peneguhan nikah yang dipimpin oleh Pdt. Dr. Evangeli Monginsidi-Karamoy, M.Th., M.Pd.K., yang turut memberikan doa restu bagi para pasangan yang kini resmi tercatat sebagai keluarga sah secara hukum dan agama.
Momentum ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin hak-hak administrasi kependudukan masyarakat, khususnya bagi mereka yang sebelumnya belum memiliki dokumen resmi pencatatan pernikahan.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menyerahkan sejumlah penghargaan kepada pemerintah daerah berprestasi dalam kategori Pelayanan Publik Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kabupaten Minahasa menjadi salah satu daerah yang menonjol dengan meraih Predikat Juara Harapan II (Terbaik 5) atas kinerja pelayanan publik yang dinilai inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Minahasa, Robby Dondokambey, S.Si, MAP, yang hadir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa. Selain itu, Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Minahasa juga turut memperoleh Penghargaan Kinerja Terbaik Harapan II (Terbaik 5), sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan inovasi dalam membangun pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, akurat, dan berbasis digital.
Dalam sambutannya, Bupati Robby Dondokambey menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini adalah hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemkab Minahasa yang terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan publik di segala lini.
“Penghargaan ini bukan hanya prestasi, tetapi juga cermin dari komitmen kita untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Kami akan terus memperkuat transformasi digital agar pelayanan kependudukan di Minahasa semakin cepat, tepat, transparan, dan humanis,” ujar Bupati Robby.
Ia juga menambahkan bahwa pelayanan kependudukan bukan semata urusan administrasi, melainkan bagian penting dari perlindungan hak dasar warga negara, termasuk hak untuk diakui dan tercatat secara resmi oleh negara.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., yang mewakili Gubernur Sulut. Dalam arahannya, Wagub menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam memperkuat sistem pelayanan publik yang inklusif dan berkeadilan sosial.
“Pelayanan publik yang baik hanya bisa terwujud jika ada kolaborasi lintas sektor. Pemerintah provinsi tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan kabupaten dan kota,” tutur Wagub Mailangkay.
Turut hadir pula Forkopimda Provinsi Sulut, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut, Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut, serta para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Utara yang memberikan dukungan penuh terhadap agenda pelayanan kependudukan terpadu ini.
Program Pencatatan Perkawinan Massal ini menjadi bentuk konkret dari pelayanan jemput bola pemerintah daerah, yang bertujuan memastikan seluruh warga memperoleh hak sipil yang sah dan tercatat resmi, tanpa terkendala biaya maupun akses birokrasi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan yang melayani, transparan, dan humanis, sekaligus memperkuat tata kelola kependudukan di Bumi Nyiur Melambai.. (oby)




