Pedagang Geruduk Kantor Disdag Bulukumba: Tolak Relokasi Sepihak Pasar Cekkeng Kasuara

*Pedagang Geruduk Kantor Disdag Bulukumba: Tolak Relokasi Sepihak Pasar Cekkeng Kasuara !*

Bulukumba, Kpksigap.com – // 4 Juli 2025 – Puluhan pedagang dan warga yang tergabung dalam komunitas Pasar Tradisional Cekkeng Kasuara mendatangi Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bulukumba, Jumat pagi (4/7), untuk menyampaikan protes atas rencana relokasi sepihak yang dinilai sangat merugikan mereka.

Kedatangan mereka merupakan bentuk kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dianggap tidak melibatkan pedagang secara transparan dan adil dalam proses pengambilan keputusan. Para pedagang menyuarakan keresahan atas kebijakan yang muncul secara tiba-tiba dan minim ruang dialog.

“Kami datang untuk meminta kejelasan. Kenapa tiba-tiba kami dipaksa pindah tanpa ada sosialisasi yang benar? Pasar ini sudah puluhan tahun menjadi tempat kami menggantungkan hidup,” ujar salah satu perwakilan pedagang.

Protes ini dipicu oleh terbitnya Surat Keputusan dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian yang menetapkan relokasi Pasar Cekkeng Kasuara ke Pasar Sentral. SK tersebut dinilai sepihak dan tidak berpihak pada kepentingan pedagang kecil, karena dibuat tanpa musyawarah dan sosialisasi menyeluruh.

Dalam pantauan di lapangan, masyarakat meneriakkan “Pasar Adalah Nafkah Kami, Jangan Paksa Kami Pergi!” dan “Tolak Relokasi Sepihak!”. Massa menuntut agar pihak Dinas segera turun tangan dan memberikan penjelasan langsung kepada pedagang.

Pasar Cekkeng Kasuara selama ini dikenal sebagai salah satu pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat. Banyak pedagang yang telah berjualan turun-temurun di lokasi tersebut, menjadikan pasar ini tidak hanya sebagai tempat usaha tetapi juga bagian dari identitas sosial masyarakat sekitar.

Warga juga menyoroti proses komunikasi yang dianggap tertutup, sementara pedagang tidak pernah diberi ruang bicara atau informasi yang memadai. Hal ini menimbulkan keresahan dan kecurigaan bahwa relokasi ini tidak semata demi kepentingan umum.

“Kami bukan menolak pembangunan, kami menolak dipindahkan tanpa kejelasan. Apa jaminannya setelah pindah? Apakah kondisi lebih baik? Bagaimana penghasilan kami? Semua itu tidak pernah dibahas,” tegas salah seorang pedagang.

Massa mendesak agar SK relokasi segera dicabut dan melibatkan seluruh pedagang, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari lembaga legislatif daerah dalam mengambil keputusan. Mereka juga mengancam akan kembali turun aksi jika tuntutan ini tidak segera direspons secara serius oleh pemerintah daerah.***

Kpksigap.com – Red
Editor mursyidi
Reporter-Andi Rosha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *