Pangkalan HAERUN Kecamatan Aru Utara Batuley DI Duga Menjual BBM Bersubsidi Ke Desa Lain

KEPULAUAN ARU , PROVINSI MALUKU , KPKSIGAP . COM – Masyarakat desa Batuley kecamatan Aru Utara timur  kabupaten kepulauan Aru provinsi Maluku  tak dapat Kouta bahan bakar  bersubsidi minyak tanah .

Seorang warga desa Batuley kepada KPK – SIGAP Jumat (30/1/2026 ) melalui Via WhatsApp yang namanya tidak di publikasihkan , mengecam keras   terhadap HAERUN pemilik pangkalan minyak tanah ” yang berpangkalan di kecamatan Aru Utara  timur Batuley  yang selama ini di duga kuat  menjual  bahan bakar bersubsidi (BBM)  minyak tanah Kouta desa Batuley ke desa desa lain  untuk mencari keuntungan .

 

Hal ini sudah bertentangan dengan Operasional pangkalan” HAERUN .

Selain itu ,warga juga mengeluh beberapa  tahun lalu,  akibat dari pangkalan HAERUN tidak pernah  menjual BBM bersubsidi minyak tanah  secara langsung  kepada Masyarakat setempat dengan harga 6000 ribu / liter.

Namun , pangkalan HAERUN ” menjual Kouta BBM bersubsidi minyak tanah  desa Batuley untuk  Mas Alan’ salah satu pengusaha di desa BATULEY , setelah itu, Mas ALAN ” menjual kembali kepada  masyarakat dengan harga 9000 ribu/ liter.

Kalau Mas Alan menjual minyak tanah bersubsidi  dengan harga 9000 ribu/ liter. Yang jelas  kami masyarakat desa Batuley tidak mampu  membeli  minyak dengan harga yang begitu meningkat.

Semestinya secara aturan  pangkalan HAERUN sebagai penyalur resmi  harus menjual langsung kepada masyarakat desa Batuley sesuai harga yang sudah di tetapkan Oleh pemerintah.

Kalau  pemilik pangkalan HAERUN  menjual minyak bersubsidi  tidak secara langsung kepada masyarakat desa Batuley dengan tidak sesuai aturan    disperindag secepat  mengambil langkah.

Maka itu , seorang warga Batuley meminta Disperindag Kepulauan Aru agar jangan memberikan Operasional Pangkalan kepada HAERUN selaku pemilik pangkalan.

( Korwil Maluku – BOGER

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *