Ketua DPRD Kota Blitar Soroti Mutasi Pejabat, Dinilai Tak Apresiasi ASN Berprestasi

Blitar | Kpksigap.com – Ketua DPRD Kota Blitar menyoroti kebijakan mutasi pejabat yang dilaksanakan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin di Gedung Kusumo Wicitro, Senin (13/10/2025) pagi. Menurutnya, meski mutasi merupakan kewenangan kepala daerah, namun sejumlah keputusan dalam pelantikan kali ini menimbulkan pertanyaan.

“Iya Mas, jadi begini, kami juga pada dasarnya itu memang kewenangan wali kota. Cuma kami juga menilai ada beberapa hal yang, gimana ya, begitu apakah wali kota punya penilaian yang lain,” ujar Ketua DPRD Kota Blitar saat ditemui secara terpisah usai kegiatan.

Ia mencontohkan, beberapa posisi strategis justru diisi oleh pejabat pelaksana tugas (PLT), termasuk Dinas Kesehatan yang disebutnya sebagai salah satu dinas besar.
“Seperti dinas-dinas yang ibaratnya besar ya, seperti Dinas Kesehatan itu justru malah di-PLT-kan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menilai sejumlah pejabat yang memiliki prestasi justru digeser ke posisi lain yang dinilai kurang strategis.
“Terus beberapa yang punya prestasi, ternyata digeser begitu ya. Jadi apakah ini ada istilahnya punya trik tersendiri wali kota,” katanya.

Menurutnya, pejabat yang berprestasi seharusnya mendapat apresiasi dan promosi, bukan justru dipindahkan ke posisi yang lebih sempit ruang geraknya.
“Kalau menurut kami, tentunya yang punya prestasi itu ya harus diapresiasi. Biasanya kalau ada kelurahan yang bisa meningkatkan kemajuan wilayahnya, ya seharusnya dapat promosi. Itu bisa merangsang yang lainnya supaya bekerja lebih maksimal,” tegasnya.

Ketua DPRD juga menyoroti banyaknya posisi pejabat yang saat ini masih dijabat oleh PLT.
“Ini kok lumayan banyak ya PLT-nya. Mestinya malah membuat definitif baru kalau memang sudah berjalan baik. Tapi ini malah di-PLT-kan posisi-posisi yang menurut saya sebelumnya berjalan lumayan lancar,” ujarnya.

Ia mengingatkan, terlalu banyak posisi PLT dapat berdampak pada menurunnya kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kalau begitu nantinya kan pada peralihan berikutnya terlalu banyak yang dilelang atau malah kosong lagi. Kalau masih PLT, saya kira kurang bisa maksimal,” pungkasnya.

Pelantikan pejabat ini menjadi yang pertama di masa kepemimpinan Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, dengan lebih dari 100 aparatur dilantik dan dimutasi.

Redaksi | Pramono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *