KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
Banyuwangi – Seorang aktivis sosial asal Banyuwangi, Yunus Wahyudi, Kembali menjadi perhatian publik setelah aksinya membela sejumlah emak-emak justru berujung pada laporan polisi. Yunus dilaporkan oleh seseorang berinisial Fadlan, yang diduga tidak senang terhadap pergerakan dan pembelaan Yunus terhadap masyarakat kecil.
Dalam keterangannya, Aktivis Yunus Wahyudi, mengaku dirinya hanya berupaya memberikan pendampingan hukum dan perlindungan yang dikenal vokal dalam memperjuangkan hak-hak warga kecil, disebut aktif mendampingi para ibu rumah tangga yang merasa terancam dan terimindasi oleh tindakan sekelompok pihak. Namun, keberpihakannya ini tampaknya memicu ketidaksenangan dari pihak-pihak tertentu, termasuk Fadlan, yang kemudian melaporkan Yunus atas dugaan pengancaman.
Menurut informasi yang beredar, laporan ini diduga sarat kepentingan dan bertujuan membungkam perjuangan Yunus yang kerap menyuarakan ketidakadilan. Yunus sendiri membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa apa yang dilakukannya semata-mata demi keadilan dan perlindungan masyarakat kecil, khususnya para emak-emak yang merasa terintimidasi.
Hingga saat ini, kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwajib. Masyarakat pun diminta untuk tidak terprovokasi dan menunggu hasil proses hukum yang berlaku. Kasus ini kini sedang ditangani oleh aparat penegak hukum. Masyarakat berharap agar proses hukum berjalan adil, dan tidak dijadikan alat untuk membungkam suara kritis rakyat. Sumber Berita: (Red Jas Kurnia – Tim Media Kpk Sigap)




