Rapat Dewan Guru SMK N1 Labuan Bajo, Pangkas Tipis APBS 2025/2026 !

Labuan Bajo, KPK SIGAP. COM – Komitmen pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 (SMK N1) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Flores – NTT, merespon dan menindaklanjuti masukan dari orangtua siswa dalam rapat komite yang telah digelar Rabu (10/9/2025), kian nyata telah ditunjukan lewat pertemuan rapat dewan guru bersama komite yang berlangsung di Aula SMK N1 Labuan Bajo, Selasa (16/9/2025).

Pantauan media ini, dari 15 nama rekening anggaran yang tertuang dalam Draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) SMK N1 Labuan Bajo Tahun Pelajaran 2025/2026, dua diantaranya, Pertama ; Tugas tambahan khusus tenaga guru dan tenaga kependidikan ( GTK) senilai Rp 502.800.000-( Lima Ratus Dua Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah). Kedua ; Snack Kegiatan Internal Sekolah senilai Rp 90.000.000-(Sembilan Puluh Juta) direncanakan untuk dieliminir. Namun kepastiannya akan ditentukan dalam rapat komite susulan yang direncanakan akan digelar akhir September 2025.

Hal ini terungkap dalam pertemuan Tim Investigasi Nasional KPK SIGAP (Kabar Pemantauan Korupsi-Sinergi Integritas Tanggap & Profesional), dengan Kepala SMK N1 Labuan Bajo, Viktoria Timung Wulang, S.Pd.Klm., bersama Matilde Stiman, S.Pd selaku Wakasek Sarpras merangkap anggota Tim Pengembang SMK N1 Labuan Bajo, Ketua Tim Pengembang SMK N1 Labuan Bajo, Aryanto Usman, S.Pd., bersama sejumlah Anggota Tim Pengembang di sekolah ini, Rabu (17/9/2025).

” Ya, betul. Kemarin kami sudah melaksanakan rapat dewan guru bersama pengurus komite di Aula SMK N1 Labuan Bajo,” tutur Kepsek Tori diamini Matilde, sapaan Wakasek Sarpras di Ruang Kerja Kepsek.

” Betul, kemarin sudah dilaksanakan rapat dewan guru bersama pengurus komite. Hadir lengkap dewan guru bersama tenaga pendidikan serta pengurus komite mulai dari ketua dan wakil Ketua bersama segenap anggota komite,” papar Wakasek Matilde membenarkan Kepsek Tori.

Rapat dipimpin Kepsek, Ketua Komite dan Wakil Ketua Komite.

Rapat dengan agenda rasionalisasi dan efisiensi anggaran dipimpin oleh Kepala Sekolah (Kepsek) Tori, sapaan orang nomor 1 di SMK N1 Labuan Bajo, Viktoria Timung Wulang, S.Pd.Klm., Ketua Komite, Drs. Yeremias Unggas, bersama Wakil Ketua Komite, Marianus Yono Jehanu, dihadiri oleh semua guru dan tenaga kependidikan dengan total peserta 106 orang.

Dalam sambutannya, Kepsek dan Ketua Komite mengajak peserta untuk melihat kembali serta mencermati draf Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) yang telah dikukuhkan dengan Keputusan Komite sebagai Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (APBS) SMK N1 Labuan Bajo Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam forum rapat komite (10/9/2025). Peserta Rapat/ Dewan Guru bersama anggota Komite diminta untuk menelaah seluruh item RAPBS SMK N1 Labuan Bajo Tahun Pelajaran 2025/2026.

Sedianya, rapat dewan guru (16/9/2025) tak perlu digelar lagi untuk keduakalinya tahun ini. Sebab RAPBS ini  telah pula dibahas bersama dewan guru sebelumnya, dan telah pula disetujui orangtua siswa hingga ditetapkan oleh komite menjadi dokumen Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah ( APBD) Tahun Pelajaran 2025/2026.

Namun, dalam rangka mengakomodir dan menindaklanjuti masukan dari orangtua siswa, agar pihak sekolah menghindari kesan pemborosan anggaran ditengah situasi ekonomi nasional yang mensyaratkan perlunya rasionalisasi dan efisiensi. Untuk ini, pihak sekolah dan komite dalam rapat dewan guru mengambil langkah berani melakukan pemangkasan dan revolusi anggaran.

” kita menanggapi masukan orangtua siswa itu dengan menggelar kembali rapat dewan guru kemarin pada hari Selasa, yang hasilnya nanti akan diteruskan ke rapat kembali dengan orangtua murid di akhir September ini,” terang Matilde

Pemangkasan diarahkan untuk mengurangi, menambahkan atau mempertahankan jenis dan jumlah item kegiatan, maupun nilai nominal setiap item kegiatan yang tertuang dalam RAPBS.

” Atas dasar Rasionalisasi dan efisiensi anggaran dalam rapat kemarin, ada beberapa kode rekening anggaran yang kita pangkas demi kenyamanan orang tua. Selebihnya, berdasarkan pertimbangan yang sangat rasional oleh dewan guru dipandang perlu untuk dipertahankan dengan sedikit pengurangan dan penambahan nilai nominal pada sejumlah nama rekening anggaran dalam RAPBS. imbuh Matilde.

Adapun 15 nama rekening anggaran yang tertera dalam draf RAPBS yang dibahas dalam rapat dewan guru adalah :

001. Gaji Guru Pegawai Komite total Rp 495.200.000-;

002. Tugas Tambahan Khusus Tenaga Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMK N1 Labuan Bajo, Rp 502. 800.000-;

003.Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Daerah, Rp 100.000.000-;

004. Bimbingan Belajar Bahasa Asing Untuk Semua Siswa Kelas X-II Semua Program, Rp 70.000.000-;

005. Pengembangan Tenaga Pendidik dan Kependidikan, Rp 80.000.000-;

006. Reward Kepada Siswa Berprestasi, Rp 53.000.000-;

007. Kegiatan Kesiswaan, Rp 110.000.000-;

008. Dana Sosial Sekolah, Rp 50.000.000-;

009. Belanja Makan, Minum dan Operasional Tamu Sekolah, Rp 100 000.000-;

010. Snack Kegiatan Internal Sekolah, Rp 90.000.000-;

011. Kegiatan dan Operasional Komite Sekolah, Rp 48.000.000-;

012. Belanja Operasional Kegiatan Sekolah yang insidental, Rp 100.000.000-;

013. Pengadaan Kursi dan Meja Siswa, Rp 65.000.000-;

014. Pembangunan Pagar Sekolah, Rp 420.000.000-;

015. Taman dan Kegiatan Operasional Kebersihan Lingkungan Sekolah, Rp 80.000.000-;

Total keseluruhan sebesar Rp 2.364.000.000-. (Dua Miliar Tiga Ratus Enam Puluh Empat Juta)

Meski enggan dirincikan, namun jumlah ini diprediksi oleh dewan guru akan berkurang sebagai imbas dari rasionalisasi dan efisiensi serta revolusi anggaran. Berapa total jumlah pemangkasan atas 15 nama rekening anggaran dalam Draf RAPBS Tahun Pelajaran 2025/2026, akan diketahui setelah komite meneruskan hasil rapat dewan guru ke forum rapat komite untuk mendapatkan persetujuan orangtua siswa selaku donatur dana komite, hingga ditetapkan sebagai APBS SMK N1 Labuan Bajo Tahun Pelajaran 2025/2026.***

Penulis: Tim Investigasi Nasional KPK SIGAP.

Editor: Redaksi .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *