Langkat Darurat Pangan? Polres Turun Tangan Jual Beras Murah Rp 11.400 per Kg
LANGKAT, ( Sumut,) kpksigap.com Menjawab tingginya harga kebutuhan pokok, Polres Langkat mengambil langkah proaktif dengan menggelar Gerakan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Program penjualan beras murah ini merupakan bentuk bakti Polri untuk memastikan masyarakat dapat mengakses beras berkualitas dengan harga yang sangat terjangkau, jauh di bawah harga pasaran.
Kegiatan yang bertajuk “Gerakan Pangan Murah” ini resmi dibuka dan akan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 10 September 2025, hingga Jumat, 12 September 2025. Masyarakat dapat datang dan membeli beras setiap harinya tepat pada pukul 09.00 WIB di lokasi yang telah ditentukan. Pembelian dibatasi hingga dua kemasan per orang untuk menjamin distribusi yang merata.
Lokasi utama dari gerakan ini dipusatkan di Mapolres Langkat, yang beralamat di Jalan Proklamasi, Kwala Bingai, Stabat. Namun, untuk menjangkau masyarakat di seluruh penjuru kabupaten, Polres Langkat juga mendistribusikan pasokan besar ke seluruh jajaran Polsek (Kepolisian Sektor) se-Kabupaten Langkat, memastikan akses yang mudah bagi warga yang tinggal di daerah lain.
Yang membuat program ini istimewa adalah harga yang ditawarkan. Polres Langkat menjual beras berkualitas seharga Rp 57.000 untuk setiap kemasan 5 kilogram. Dengan demikian, harga per kilogramnya hanya Rp 11.400, sebuah angka yang sangat terjangkau dibandingkan dengan fluktuasi harga di pasar tradisional maupun modern yang seringkali melambung tinggi.
Untuk mengikuti program ini, prosedurnya sangat mudah dan sederhana. Masyarakat hanya perlu membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai syarat identitas. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah adanya penimbunan atau pembelian dalam jumlah besar oleh oknum tertentu, sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kapasitas pasokan yang disiapkan pun tidak main-main. Total 80 ton beras telah disiapkan untuk memenuhi permintaan selama tiga hari. Rinciannya, 20 ton beras dijual di lokasi utama Mapolres Langkat, sementara 60 ton sisanya didistribusikan secara simultan ke seluruh Polsek jajaran untuk memastikan tidak ada wilayah yang kekurangan pasokan.
Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo, menegaskan bahwa inisiatif ini murni berangkat dari kepedulian institusinya terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat. “Program ini adalah wujud nyata kepedulian Polri membantu masyarakat mendapatkan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Ini adalah bagian dari pengabdian kami,” tegas David.
Sambutan masyarakat pun sangat positif. Salah seorang warga yang berhasil membeli beras mengaku sangat terbantu dengan adanya gerakan ini. “Alhamdulillah senang ada bantuan seperti ini, sangat membantu di saat harga sembako sulit. Semoga nanti komoditas lainnya seperti cabe dan minyak goreng juga ikut murah,” ujarnya penuh harap. Gerakan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan menjadi stimulus bagi stabilitas harga pangan di Langkat.
Reporter Arifin
Editor mursyidi




