H. Safriadi Oyon, SH, Resmi Meluncurkan Program Makanan Bergizi (MBG) Gratis Untuk Siswa yang bersekolah di Aceh Singkil.
Aceh Singkil, KPKsigap.com. Pemandangan tak biasa terjadi di SMP Negeri 2 Singkil, Senin, 21 Juli 2025. Bupati Aceh Singkil, H. Safriadi Oyon, SH, resmi meluncurkan Program Makanan Bergizi (MBG) Gratis untuk siswa sekolah. Selasa, 22-Juli- 2025
Tidak sekadar seremonial, acara ini diwarnai dengan aksi nyata, ratusan anak menikmati sajian lezat dari Dapur Sehat milik pemerintah daerah Dengan didampingi Wakil Bupati H. Hamzah Sulaiman dan jajaran Forkopimda, Bupati Safriadi memotong pita sebagai simbol dimulainya program yang digadang-gadang akan jadi senjata utama lawan stunting di wilayah itu.
Targetkan Anak 3T Dapat Makan Sehat Gratis Sebanyak 716 siswa dari empat sekolah—TK Pembina/PAUD, SD Negeri Pulo Sarok, SD Negeri 1 Pasar, dan SMP Negeri 2 Singkil—menerima paket makan siang bergizi berisi nasi, ayam kalasan, capcai, tempe krispi, dan semangka segar.
“Kami ingin anak-anak tumbuh sehat dan cerdas. Kalau mereka sehat, pendidikan pun akan maksimal,” tegas Safriadi. Program ini merupakan bentuk nyata implementasi program nasional dari Presiden RI untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia sejak usia dini
Ini yang Dilakukan Pemkab Aceh Singkil Di Aceh Singkil, pelaksanaannya melibatkan kolaborasi erat antara Pemkab, Badan Gizi Nasional (BGN), dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Tak hanya meluncurkan, Bupati dan rombongan juga menyambangi langsung Dapur Sehat SPPG di Dusun Bahari, Desa Pulo Sarok. Di sana, ia memeriksa area penyimpanan bahan makanan, memastikan standar higienis terpenuhi, dan berdialog dengan staf dapur.
“Kami ingin pastikan makanan anak-anak berasal dari dapur yang higienis, aman, dan layak,” tegas Safriadi di lokasi. Menurut Kepala SPPG Aceh Singkil, Sarvika, dapur ini ditargetkan mampu menyediakan hingga 4.000 porsi makanan bergizi per hari. Bahkan, satu dapur tambahan di Gunung Lagan sudah siap beroperasi penuh.
“Tim ahli gizi kami ikut menyusun menu dan mengawasi distribusinya. Kami pastikan gizinya terjaga,” ungkap Sarvika. Pengiriman makanan dilakukan menggunakan mobil boks khusus agar makanan tetap dalam suhu dan kualitas optimal saat tiba di sekolah. Kedepannya, Program MBG ini tak hanya untuk siswa sekolah, tapi juga akan menjangkau balita, ibu hamil, dan kelompok rentan di daerah-daerah terpencil.(il)



