Penahanan tersangka Dalam Dugaan Pengadaan Bilik Strelisasi Covid atau Plama Dicontamination Station(PDS) Dalam Penggunaan pada Corona virus Tahun anggaran 2020 di Dinas Kesehatan kabupaten Dairi

*Penahanan tersangka Dalam Dugaan Pengadaan Bilik Strelisasi Covid atau Plama Dicontamination Station(PDS) Dalam Penggunaan pada Corona virus Tahun anggaran 2020 di Dinas Kesehatan kabupaten Dairi*

Sidikalang KPKSIGAP.com // Kepala
Kejaksaan Negeri Dairi .Cahyadi Sabri.SH.MH.di dampingi kasi Intel Cerri Anderson Gultom SH MH. menetapkan dan menahan dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan bilik sterilisasi COVID-19 atau Plasma Decontamination Station (PDS) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi, dengan nilai anggaran mencapai Rp1,46 miliar.

Dua tersangka tersebut berinisial LDP, perempuan selaku mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan CH, laki-laki selaku Direktur PT Chamar Medica Abadi. Keduanya ditetapkan berdasarkan Surat Penetapan Tersangka Nomor KEP-02/L.2.20/Fd.1/07/2025 dan KEP-03/L.2.20/Fd/07/2025, pada Rabu (2/7/2025).

Kepala Kejaksaan Negeri Dairi, Cahyadi Sabri, didampingi Kasi Intel Kejari Dairi, Gerry Anderson Gultom, menyampaikan bahwa pengadaan bilik sterilisasi tersebut bersumber dari anggaran dana COVID-19 tahun 2020.

“Adapun kerugian negara berdasarkan hasil perhitungan ahli keuangan sebesar Rp592.050.000, dengan modus dilakukan para tersangka tidak memiliki spesifikasi teknis yang sesuai dengan pengadaan dan bilik sterilisasi tidak memiliki izin edar dari Kementerian Kesehatan RI. Kemudian, para tersangka membuat dokumen palsu untuk mendukung perbuatan tersebut

“Penahanan dilakukan di Rutan Kelas II B Sidikalang selama 20 hari sejak tanggal 2 hingga 21 Juli 2025,” jelasnya.
tersangka terlihat mengenakan rompi tahanan berwarna pink saat digiring petugas kejaksaan menuju mobil tahanan. Mereka langsung dibawa ke Rutan Kelas II B Sidikalang untuk menjalani masa penahanan awal.

(KPKSIGAP.red
Editor mursyidi
Reporter Jembri Padang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *