Dam Koperan, Wisata Edukasi dan Konservasi Yang Cerminkan Kebersihan dan Kepedulian Lingkungan di Banyuwangi

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

Banyuwangi — Di tengah pesatnya perkembangan destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi, terdapat satu lokasi yang tak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyuguhkan nilai edukasi dan konservasi lingkungan yang kuat. Terletak di Dusun Yudomulyo, Desa Ringintelu, Kecamatan Bangorejo, Dam Koperan menjadi contoh nyata sinergi antara masyarakat, relawan, dan petugas pengairan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keindahan alam.

 

Dam Koperan berada di bawah wilayah kerja PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi, khususnya Korsda Pesanggaran. Destinasi ini telah berkembang menjadi tempat wisata edukasi dan konservasi yang tak hanya indah, namun juga bersih dan tertata. Keistimewaan Dam Koperan terletak pada upayanya menciptakan lingkungan bebas sampah dan sungai yang bersih, sebuah komitmen yang jarang ditemukan di lokasi wisata alam lainnya.

 

Pengelolaan destinasi ini sepenuhnya dijalankan oleh satu sosok relawan, Muhammad Saifullah, yang akrab disapa Gus Memet. Bersama dua juru pengairan setempat, Pitono dan Diki, mereka bertiga menjadi garda terdepan dalam merawat dan menjaga area wisata. Tidak hanya membersihkan area sekitar, mereka juga aktif melakukan edukasi kepada para pengunjung tentang pentingnya menjaga kelestarian alam.

 

Tak hanya siang hari, saat malam pun ketika curah hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut, ketiganya selalu siaga. Pitono dan Diki, sebagai juru pengairan PU, senantiasa memantau kondisi debit air dan mengatur pintu air guna mencegah terjadinya banjir. Gus Memet pun tak kalah sigap, ia selalu siap 24 jam untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan pengunjung.

 

Kolaborasi luar biasa antara relawan dan petugas pengairan ini menjadikan Dam Koperan bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga simbol keteladanan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Dengan semangat gotong royong, mereka berhasil mengubah Dam Koperan menjadi oase edukatif yang layak dijadikan contoh bagi daerah lain.

 

Dam Koperan kini bukan hanya tempat bersantai, tapi juga tempat belajar tentang pentingnya konservasi air dan lingkungan, sebuah warisan yang tak ternilai bagi generasi mendatang. Sumber Berita: (Red Jas Kurnia – Tim Media Kpk Sigap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *