Pos layanan mudik di kawasan wisata Gunung Salak mulai ramai, namun kondisi cuaca menjadi tantangan tersendiri bagi pemudik dan wisatawan. Hujan yang mengguyur wilayah tersebut membuat jalanan menjadi licin, sehingga pengguna jalan diimbau lebih berhati-hati saat melintas.
Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara, Jalaluddin, SKM, M.Kes., mengingatkan agar para pemudik meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara menuju Gunung Salak yang dikenal memiliki jalur berkelok dan berada di ketinggian. “Hujan mulai mengguyur kawasan ini, sehingga jalan menjadi cukup licin. Kami mengimbau para pemudik agar lebih berhati-hati,” ujar Jalaluddin.
Di pos layanan Gunung Salak, petugas kesehatan dari Puskesmas Babah Buloh tetap bersiaga dengan dua tenaga medis dan satu unit ambulans yang selalu siap jika terjadi keadaan darurat. “Meski jumlah pemudik dan wisatawan belum terlalu ramai, kami tetap melakukan pemantauan intensif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung,” ujar Kepala Puskesmas Babah Buloh, dr. Iskandar.
Gunung Salak selama ini menjadi salah satu destinasi favorit warga, terutama saat libur Lebaran, karena menawarkan panorama indah, udara yang sejuk, serta deretan kafe kekinian. Namun, dengan kondisi hujan yang mulai turun, wisatawan diminta untuk lebih waspada dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum menuju lokasi.
Petugas di lapangan akan terus memberikan informasi terkini mengenai kondisi cuaca dan keamanan jalur. Masyarakat yang hendak berwisata ke Gunung Salak diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
TOBA, KPK sigap.com // : Gerakan Masyarakat Buruh Bersatu (SUMUT) melakukan aksi demonstrasi karena banyaknya peran Kedua LSM tersebut yang kami duga melakukan provokasi kepada […]
Kundur (Meranti), Kpksigap.com- Sebagian besar masyarakat di Kecamatan Tebing Tinggi Barat Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, tidak merasakan manfaat hadirnya pabrik Tepung Sagu milik Asun […]
Surabaya – kpksigap.com Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria menggunakan atribut ojek online (ojol) memaki dan memukul penumpangnya viral di media sosial pada Minggu (26/01). Kejadian […]