Masyarakat salut atas ketegasan bupatu dan wakil bupati Timur Tengah Utara (TTU) atas langkah yang diambil pada 100 hari kerja pertama dengan melakukan reformaai birokrasi dimana dengan tegas melakukan efiseinsi dana daerah dengan “mengkandangkan” Kendaraan dinas operasional perangkat daerah di hari hari libur serta pemangkasan perjnalanan dinas.
Masyarakat juga salut atas profesionalitas ASN pada ruang lingkup pemkab TTU yangq dengan loyalitas dan profesionalitasnya ikut melaksnakan langkah reformasi yang di lakukan tersebut.
Masyarakat dengan semangat dan tulus tetap mendorong bupati bupati dan wakil bupati agar tidak tanggung tanggung melakukan reformasi birokrasi dengan melakukan perampingan struktur perangkat daerah TTU yang gemuk dan boros anggaran serta miskin fungsi.
Ada dinas dinas tertentu yang bisa digabungkan demi menghemat anggaran daerah. Seperti dinas pemuda dan olah raga. Dinas perinda dan koperasi yang tidak efisieon dan boros anggaran. Untuk dinas pemuda dan olahraga dikebalikan menjadi salah satu bidang pada dinas pendidikan pemuda dan olahraga serta menggabungkan kembali dinas perindakop.
Selain itu langkah restrukturisasasi dalam pembenahan reformasi birokrasi yang harus dilakukanq adalah membenahi badan pendapatanq dan keuangan daerah sshingga bisa lebih efketif dalam mengelolaan aset daerab dan pendaptan asli daerah , serta meningkatkan peranan inspektorat daerah sebgai auditor internal yang membantu bupati dan wakil bupati dalam pengawasan serta memberi input yang rasional dan terukur kinerja setiap perangkat daerah.
Dengan menjalankan langkah langkah tersebut Masyarakat yakin pemerintahan kabupaten TTU dibawah kepemimpian bupati Valen dan Kamilus akan lebih gesit bergerak bersama ASN perangkat daerah sertaqq masyarakat TTU dalam menjalanakan visi misi dari program kerja bupati.
Viktor Manbait, SH selaku ketua LAKMAS NTT ketika ditanya media ini tentang langkah langkah yang diambil oleh bupati TTU dalam 100 hari kerja pertama bupati,
Viktor mengatakan bahwa ia memberi apresiasi yang tinggi pada bupati atas kebijakan memarkirkan mobil mobil dinas pada hari libur .
Itu berarti ada penghematan anggaran daerah baik untuk BBM maupun untuk biaya pemeliharaan kendaraan dinas.
Reformasi birokrasi merupakan adalah hal penting yang harus segera dilaksanakan demi sehingga birokrasi dapat berjalan dengan lancar sesuaiq tupoksi dan berdayaq guna.
Perampingan struktur dan Penyatuan kembali beberapa instansi yang memiliki bidang kerja yang sama sehinggaq lebih terpusat sistem koordinasi dan penghematan anggaran.
Miskin struktur namun kaya Fungsi, kata Viktor menutu obrolan dengan media ini.
Manado, kpksigap.com, Kamis, 8 Mei 2025 . Pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) terkait pembiayaan ibadah haji di Sulawesi Utara (Sulut) kembali menjadi sorotan tajam. Kritik keras […]
MANADO — kpksigap.com, Minggu, 20 Juli 2025. Babak baru pelayanan kesehatan berkualitas tinggi kini resmi dimulai di Sulawesi Utara. Jumat, 18 Juli 2025, Gubernur Sulut […]
MANADO — kpksigap.com, Jumat, 17 Agustus 2025. Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus […]