kpksigap.com, BANYUASIN- Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kota Palembang dengan Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, semakin memprihatinkan, Anggaran Pemeliharaan Jangan Dipangkas!.
Ruas jalan yang bergelombang dan dipenuhi lubang besar ini terus memicu masalah lalu lintas, terutama bagi kendaraan berat seperti truk.
Tidak jarang, kendaraan-kendaraan besar tersebut terguling akibat parahnya kerusakan jalan. Sudah 3 tahun masyarakat yang bergotong royong menampal jalan yang hancur tersebut. Menyoroti pentingnya pemeliharaan jalan yang memadai. Demi keselamatan, jangan dipangkas anggaran pemeliharaan.
Kerusakan jalan ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk beban kendaraan yang melebihi kapasitas jalan, cuaca buruk, serta aktivitas truk over tonase yang semakin marak.
Selain itu, kondisi tanah yang labil turut memperparah kerusakan, membuat jalan semakin sulit dilalui.
Kerusakan jalan tidak hanya mengancam keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berdampak besar pada aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Sementara itu, masyarakat umum mengalami kesulitan mengakses layanan publik dan fasilitas kesehatan.
Dengan kondisi jalan yang rusak parah, warga kesulitan menjangkau rumah sakit atau pusat kesehatan, terutama dalam kondisi darurat.
Warga sekitar berharap agar perbaikan jalan dapat segera dilaksanakan, mengingat pentingnya akses ini untuk aktivitas sehari-hari.
Mereka juga meminta agar pemerintah melakukan pengawasan lebih ketat terhadap truk-truk over tonase yang melintas, demi menjaga agar kerusakan jalan tidak terus berulang.
Permasalahan yang telah berlangsung lama ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat Banyuasin. Pungkasnya.
(KPKsigap – RED – Cikung).


