Lima Diakon Ordo Kamilian Ditabiskan Menjadi Imam Kamilian, Paroki Santa Maria Magdalena Nangahure, Keuskupan Maumere Dipercayakan Menanggung Liturgi

Maumere, kpksigap.com,-

Minggu, 19 Januari 2025, Lima Diakon Ordo Kamilian Ditabiskan Menjadi Imam Kamilian, Paroki Santa Maria Nangahure dipercayakan menanggung liturgi. Ke 5 Diakon tersebut antara lain 1). Fabianus Son, MI berasal dari Paroki St. Maria Diangkat ke Surga – Rejeng, Keuskupan Ruteng. 2). Diakon Plasidius Sufandi, MI berasal dari Paroki St. Maria Diangkat ke Surga,  Rejeng, Keuskupan Ruteng. 3). Diakon Rofinus Sufandi, MI berasal dari Paroki Hati Kudus Yesus – Lando, Keuskupan Labuhan Bajo. 4). Diakon Saverinus Semaung, MI berasal dari Paroki Santa Maria Diangkat Ke Surga – Rejeng, Keuskupan Ruteng. 5). Diakon Yolenta Safi Nalut, MI berasal dari Paroki St. Nikolaus – Pacar, Keuskupan Labuhan Bajo.

Kepercayaan diberikan kepada Paroki Santa Maria Magdalena Nangahure menanggung liturgi karena Diakon Plasidius Sufandi, MI menjalankan praktek diakonat di Paroki Nangahure dan Paroki Nangahure memiliki kedekan wilayah dengan rumah biara Ordo Kamilian di wilayah Nita.

Tema tahbisan Imam Baru dari ke 5 Diakon Ordo Kamilian “Sebab Tuhan Telah Berkenan (Yes 62:4). Para calon Imam menyatakan komitmen hidup mereka untuk mewartakan kasih Allah. Ke 5 Diakon ini juga menyadari, bahwa Allah yang memanggil sebab Ia telah berkenan.

Koor Perayaan Ekaristi Penthabisan 5 Diakon Kamilian dari umat Paroki Nangahure yang dipilih dan diseleksi secara baik oleh seksi Liturgi Paroki Nangahure Bapa Gerardus Paga, Ibu Mensi dan Ibu Flori. Tampil sebagai dirgen Ibu Gardi. Pilihan lagu – lagu ordinarium dan preporium adalah lagu – lagu yang sudah mengumat di wilayah Keuskupan Maumere sehingga seluruh rangkaian perayaan liturgi umat berpartisipasi mengambil bagian dalam perayaan iman.

Hadir dalam upacara Penthabisan 5 Diakon Ordo Kamilian, Keluarga dari 5 Diakon, para Imam yang sempat hadir, kaum biarawan – biarawati, undangan, dan utusan umat dari 5 Paroki ketika mereka menjalankan praktek Diakonat,  memenuhi tempat halaman rumah biara Ordo Kamilian.

Upacara Penthabisan dimulai Pkl. 09.00 WITA dan berakhir Pkl. 12.00 Wita. Suasana tenang dan khidmat selama Upacara Perayaan Ekaristi. Alunan suara koor yang merdu dengan pembagian suara Sopran, Alto, Tenor dan Bas serta dipadukan dengan musik menambah semarak keagungan menghayati, mengimani akan kesucian, kesakralan perayaan Ekaristi Kudus.

Uskup Penthabis, Uskup Keuskupan Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu menyampaikan dalam homili, bahwa panggilan luhur Imamat tidak hanya menyentu hidup sebagai seorang imam tetapi juga bagi gereja dan dunia. Itulah sebabnya peristiwa yang Berahmat ini merupakan moment suka cita bagi gereja dan dunia.

Gereja bersuka cita karena masih ada orang yang dengan berani dan dengan tegas menjawab; Ya, atas panggilan Tuhan di tengah kehidupan dunia saat ini. Jawaban panggilan atas Imamat saat ini berarti bersedia menjadi tanda nyata dari kehadiran Kristus di tengah dunia sebagai pelayan kasih, pembawah damai dan keselamatan.

Selanjutnya Bapak Uskup Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu menyampaikan “Seorang Imam menjadi tanda yang nyata dari tanda kehadiran Allah di tengah umat-Nya.

Mewakili keluarga Yubilaris imam baru, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapa Uskup Penthabis, Uskup Keuskupan Maumere, Mgr. Edwaldus Martinus Sedu yang berkenan menabiskan ke 5 putra terbaik dari di tengah keluarga.

Ucapan terimakasih kepada Pimpinan Ordo Kamilian, para imam konselebran, biarawan – biarawati, para undangan yang ikut menyaksikan upacara Penthabisan dan mendoakan agar tetap setia menjawab panggilan Allah, menjadi Imam Abadi.

Pater Alfonsus Oles, MI Delegatus Indonesia, dalam kata sambutan, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Uskup Mgr. Edwaldus Martinus Sedu  yang menabiskan ke lima putra terbaik dari Ordo Kamilian.

Dan ucapan terima kasih kepada semua pihak secara khusus hadir pada perayaan Ekaristi Kudus Misa Penthabisan ini.  Pater Alfons Oles, MI menyampaikan kepada 5 Imam Baru bahwa untuk  sementara kembali bertugas di paroki di mana pada saat praktek diakonat.

Mewakili Yubilaris Imam Baru, Pater Saverinus Semaung, MI juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapa Uskup Maumere yang telah menabiskan mereka. Dan ucapan terima kasih kepada semua yang telah berjasa bagi mereka.

Bapak Uskup Maumere dalam kata sambutan, menyampaikan bahwa semangat, spiritual dari Ordo Kamilian adalah pelayanan terhadap orang sakit.

Maka kamu harus sehat supaya bisa memberikan pelayanan kepada orang sakit. Pesan Bapak Uskup yang singkat tetapi sarat makna.

Setelah selesai upacara Penthabisan diadakan resepsi bersama dan hiburan bagi keluarga dan undangan yang hadir.

(KPK.SIGAP, Red, Sikka Stefanus Keban)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *