Pemalang, kpksigap.com,-
usai mendapat laporan salah satu warga Desa Gombong kecamatan Belik Kabupaten Pemalang pada hari ini senin Tanggal 16/12/2024, Temuan ini disampaikan secara detail oleh salah seorang warga yang tidak mau di sebut namanya bahwa ada pembangunan sebuah paket pekerjaan jalan rabat beton di Jln.menuju Dusun Gonbong kiriman yang berlokasi di Desa Gombong kecamatan Belik Kabupaten pemalang,
“Proyek ini balum lama selesai dikerjakan oleh Pelaksananya baru berkisar sekitar kurang lebih 6 bulan berjalan hingga memasuki bulan Desember ditahun 2024 artinya kuat diduga Pekerjaan Rabat Beton yang di Pekerjaan oleh TPK ada dugaan kurangnya berkuwalitas ini pasalnya hasil penelitian dari lembaga sosial masyarakat LSM dan juga media kpk sigap hasil pekerjaan masih banyak kejanggalan dalam pemeliharaan, sangat jelas bahwa tpk atau panitia cara melaksanakan pengerjaan rabat beton tidak mengantongi pengalaman dibidang konstruksi Jalan Beton ditambah lagi kelalaian sering terjadi didalam pengawasannya dari Pihak Dinas yang terkait, sehingga pekerjaan ini belum menginjak umur satu tahun sudah berakibat banyak mengalami kerusakan yang sangat serius, dan betonnya sudah menampakan ujud aslinya berwarna merah serta batu-batu pencampur bahan material semen tak mau kalah unjuk kebolehan telah menampakan diri menyebar nongol alias nangkring dimana mana terlihat jelas bermunculan diatas permukaan beton tersebut,” Kata hala ini di samaaiakan oleh warga yang tidak mu di sebut nama asal Desa Gombong kecamatan Belik kabupaten Pemalang, kepada Kpksigap.com senin (16/12/ 2024 ).
Yang Jelas bahwa, “Sejauh ini dari hasil kontrol sosial dan Investigasi dari media yang telah dilakukan selama ini sepanjang tahun 2024 telah banyak ditemui dilapangan baik pekerjaan rabat beton maupun jalan aspal (Shansed) serta Product banyak yang kurang maksimal dalam pekerjaan baik oleh pelaksana kerja maupun pemilik pengelola kegiatannya bahwa ini kurangnya sistem kepengawasan dilapangan, terbukti seperti salah satu contoh pekerjaan jalan rabat beton yang berlokasi di jalan menuju Dusun Gombong kiriman yang berlokasi di Desa Gombong yang kuat diduga kurangnya pengawasan dari Pihak Dinas sehingga setelah Proyek Rabat Betonnya di selesaikan asal asalan.
Ini kelihatannya untuk matrial pasir kurang berkualitas sudah tentu ini masalah disamping telah itu juga banyak membuang tenaga dan waktu juga jelas sangat merugikan keuangan Daerah atau Negara terkait Biaya Bahan Material serta Upah menjadi super doubel (pembengkakan) Anggaran,” Ujar warga kepada KPKSIGAP com. Sabtu (16/12 – 2024 ).
Untuk itu, “Saya sebagai Sosial Kontrol dari atas nama warga Desa Gonbong meminta kepada APH (Aparat Penegak Hukum) Pihak Kejaksaan Negeri dan Inspektorat serta Dinas-dinas Instansi yang terkait lainnya yang ada di Kabupaten Pemalang Provinsi Jawa Tengah agar segera bertindak supaya bertindak tegas mengaudit terhadap pekerjaan jalan rabat beton tersebut baik yang menggunakan Anggaran Murni maupun Perubahan ditahun 2024 saat ini,” Tutur kepada Kpksigap.com senin (16 /12/ 2024 )
Terkait permasalahan yang yang dikatakan oleh Ormas LAKI SY bahwa, “Ada Pekerjaan Rabat Beton Anggaran Murni di Gg. Soepran Jl.Brigjend Katamso Sukaharja belum berumur cukup 1 tahun namun sudah alami kerusakan yang sangat serius dan perlu penangan dari Pemiliknya yang merasa memiliki Proyek Rabat Beton dilokasi yang dimaksud tersebut,”
(KPKsigap – RED – M.Nurcholis)




