Rejang Lebong,kpksigap.com–
Pemerintah Desa Kayu Manis, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong, melaksanakan kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) kepada 11 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk alokasi 6 bulan, sekaligus menggelar Musyawarah Desa Pra Pelaksanaan dan titik nol kegiatan pembangunan desa Tahun Anggaran 2026.kamis(25 Juni 2026).
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan dihadiri oleh Kepala Desa Kayu Manis Bapak Waluyo, Camat Selupu Rejang Ibu Mailinda, Bhabinkamtibmas Bapak Elzer,.sh, Babinsa Bapak Harlen, Pendamping Desa Bapak Nurdin Sindak/Tegu, Ketua BPD beserta anggota, perangkat desa, serta para penerima manfaat BLT dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Waluyo menyampaikan bahwa penyaluran BLT Dana Desa merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.
“Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat. Selain itu, melalui musyawarah pra pelaksanaan ini kita bersama-sama memastikan seluruh kegiatan pembangunan desa Tahun Anggaran 2026 dapat berjalan sesuai rencana, transparan, dan memberikan manfaat bagi seluruh warga,” ujar Waluyo.
Sementara itu, Camat Selupu Rejang, Ibu Mailinda, mengapresiasi Pemerintah Desa Kayu Manis yang telah melaksanakan penyaluran BLT dan tahapan pembangunan desa secara terbuka. Ia mengingatkan agar seluruh kegiatan pembangunan dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku serta mengutamakan kualitas pekerjaan.
Usai penyaluran BLT dan musyawarah desa, kegiatan dilanjutkan dengan penentuan titik nol pembangunan sebagai tanda dimulainya pelaksanaan proyek pembangunan desa Tahun Anggaran 2026. Peninjauan lokasi dilakukan bersama oleh pemerintah desa, unsur kecamatan, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping desa, dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Kayu Manis menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran serta pembangunan desa yang transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Reporter Hendri Kirana .
Editor Mursyidi




