KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI
GLENMORE – Pengguna jalan yang melintas di jalur penghubung Glenmore menuju Jember mengeluhkan bau tidak sedap yang menyengat hampir di sepanjang ruas jalan pada Selasa (16/6/2026).
Selain memicu ketidaknyamanan, kondisi jalan yang tampak basah akibat ceceran cairan misterius tersebut juga mulai menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat dan pengendara.
Awalnya, sejumlah pengendara mengira aroma mengganggu tersebut berasal dari hal yang lumrah ditemui di jalan raya. Imam, salah seorang sopir yang kebetulan melintasi jalur Glenmore–Jember pagi itu, mengaku sempat mengira bau tersebut berasal dari air bekas muatan truk ikan yang kerap menetes di aspal.
Namun, kecurigaannya muncul setelah berkendara hingga beberapa kilometer, di mana aroma busuk tersebut tidak kunjung hilang dan justru semakin menusuk hidung.
“Kalau air ikan biasanya baunya khas dan tidak terlalu menusuk seperti ini,” ujar Imam memberikan kesaksian.
Menurut pengamatan Imam, aroma yang merebak di sepanjang jalur tersebut memiliki karakteristik yang berbeda dan jauh lebih mengganggu daripada limbah muatan pasar. Ia menilai bau misterius ini justru lebih identik dengan limbah domestik.
“Baunya sangat menyengat dan mengganggu perjalanan. Aromanya justru lebih mirip aroma limbah septic tank atau air sedot WC,” ketusnya kesal.
Picu Kekhawatiran Pengendara
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti dari mana sumber cairan misterius yang membasahi jalanan tersebut berasal. Pengendara berharap pihak terkait atau aparat setempat segera turun tangan untuk mengecek situasi di lapangan.
Selain mengganggu pernapasan karena baunya yang sangat menyengat, ceceran cairan di sepanjang jalur Glenmore–Jember ini juga dikhawatirkan dapat membuat kondisi jalan menjadi licin dan membahayakan keselamatan para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua. Sumber berita: (Red Kurnia)




