Di Duga Bansau Mini Di Desa Pelangsian Melenggang Bebas APH Terima Upeti

Sampit- kaltengkpksigap.com
temuan media  ini  pada hari rabu, 27 mei 2026 Sampit  Kabupaten  Kotawarigin Timur ( Kotim ) kec. Mentawa  Baru  Ketapang terlihat jelas, puluhan gelondogan Kayu, di dasar sugai kecil, Kayu berukuran besar, yang sudah siap di gesek

Impormasi yang di himpun media ini, dari warga yang minta di sembuyikan identitas nya, bansau mini yang berjalan di desa Pelangsian, ada beberapa titik yang sedang berjalan lancar, pemilik nya, berinisial ZL, dan LH, Selain itu masih ada 5 titik, bansau mini yang masih melenggang bebas, sampai saat ini belum pernah tersentuh hukum

Kegiatan bansau mini sudah berjalan lama bukan baru baru ini tetapi tidak pernah tersentuh hukum, uncap warga yang yang minta di lindungi identitas nya, menggatakan, pada media ini, para pemilik bansau mini tersebut, di duga kuat, ada setoran, ke pihak aparat penegak hukum ( APH )

Ucap warga yang minta di lindungi identitas nya, kegiatan ileggal tersebut tidak akan bisa di berantas, seakan kebal hukum, karna kegitan tersebut bukan baru baru ini, media kpk sigap pada sebelum nya, sudah menerbitkan berita nya, dan media kpk sigap, sempat kompirmasi ke pihak ditpol airud, melalui pesan watsap, namun sayang nya, tidak mendapatkan jawaban dari pihak Ditpol airud terkait pemberitaan, yang di muat sebelum nya, sampai pada saat ini berita ini di turun kan

Kami berharap kepada aparat penegak hukum, Polhut, Ditpol airud, Polda kalteng, bertindak tegas, terkait praktik bansau mini, kayu hasil pembalakan liar tersebut, kegiatan tersebut, menjadi dampak ke masyarakat, limbah kayu semacam serbuk /gabuk, yang jatuh ke sugai, sedang kan air sungai di lingkugan tersebut, banyak di gunakan warga, di situ, dan suara mesin yang nyaring , bansau mini tersebut , tidak jauh dari pemukiman warga, sanggat mengganggu pendegaran , tetapi selama ini, warga cuma bisa diam, tidak tau kemana harus melapor, degan ada nya praktik bansau mini tersebut. tegasnya,,
( M.Yunus )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *