Kota Blitar | Kpksigap.com – Dinamika pemilihan Ketua KONI Kota Blitar mulai memanas. Salah satu kandidat yang menjadi sorotan adalah Tonny Andreas, S.H., M.H., yang dinyatakan lolos dalam tahapan penjaringan bakal calon Ketua KONI Kota Blitar setelah sebelumnya sempat terkendala persoalan administrasi.
Kepastian lolosnya Tonny Andreas diperoleh usai panitia penjaringan melakukan koordinasi dengan badan hukum KONI Jawa Timur. Hasilnya, mantan Ketua KONI Kabupaten Blitar dua periode tersebut dinyatakan memenuhi syarat untuk melanjutkan pencalonan.
Nama Tonny Andreas sendiri cukup dikenal di kalangan insan olahraga Blitar Raya. Selain memiliki pengalaman panjang dalam pembinaan atlet, ia juga dinilai memiliki jaringan luas dengan berbagai elemen masyarakat dan stakeholder olahraga.
Dalam keterangannya, salah satu pendukung Tonny Andreas, Handoko, menyebut dukungan dari cabang olahraga terus bertambah menjelang pemilihan Ketua KONI Kota Blitar.
“Mayoritas cabang olahraga menginginkan sosok ketua KONI yang benar-benar memahami kebutuhan atlet dan cabor. Sampai saat ini dukungan kepada Tonny Andreas terus mengalir dan sudah ada 27 cabor yang memberikan dukungan resmi lengkap dengan fakta integritas serta tanda tangan. Kami menilai pengalaman beliau sangat dibutuhkan untuk membawa olahraga Kota Blitar lebih maju dan berprestasi,” ujar Handoko.
Tonny Andreas dikenal aktif di berbagai bidang, mulai profesi advokat, dosen, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Kedekatannya dengan berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat dan komunitas olahraga, membuat namanya cukup diperhitungkan dalam bursa calon Ketua KONI Kota Blitar.
Selain itu, Tonny juga disebut memiliki kepedulian tinggi terhadap atlet. Ia kerap memberikan apresiasi pribadi kepada atlet, pelatih maupun official yang berhasil menorehkan prestasi.
Hal senada disampaikan Dodik dari cabang olahraga panjat tebing. Menurutnya, Kota Blitar membutuhkan pemimpin KONI yang memiliki orientasi kuat terhadap pembinaan atlet dan transparansi pengelolaan anggaran.
“Yang dibutuhkan KONI saat ini bukan hanya figur populer, tetapi sosok yang berpengalaman dan mampu mengelola organisasi olahraga secara profesional.
Pengalaman panjang Tonny Andreas dalam dunia olahraga menjadi modal penting untuk meningkatkan prestasi atlet Kota Blitar di berbagai kejuaraan,” tegas Dodik.
Sementara itu, panitia penjaringan mencatat ada enam tokoh yang mengambil formulir bakal calon Ketua KONI Kota Blitar. Mereka adalah dr. Syahrul, Samanhudi Anwar, Tonny Andreas, Karji, Trianto dan Prastya.
Ketua panitia penjaringan, Slamet, berharap seluruh tahapan pemilihan dapat berjalan lancar dan kondusif hingga terpilih Ketua KONI Kota Blitar yang mampu membawa kemajuan olahraga daerah.
“Kami berharap seluruh proses pencalonan berjalan baik dan sportif. Siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Ketua KONI Kota Blitar, semoga mampu membawa olahraga Kota Blitar semakin berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” pungkas Slamet.
Redaksi | Pramono



