Jember Rawan Curwan: Menjelang Idul Fitri, Sapi Milik Warga Sumberjambe Disembelih Maling di Tengah Sawah

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

JEMBER – Aksi pencurian hewan ternak (curwan) kian meresahkan warga Kabupaten Jember menjelang Hari Raya Idul Fitri. Belum genap satu minggu setelah insiden serupa di Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, aksi pencurian kembali terjadi di wilayah tetangga.

 

Kali ini, nasib malang menimpa Haji Kim, warga Dusun Sumber Balin Timur, Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe. Seekor sapi betina dalam kondisi hamil miliknya raib digondol maling pada Jumat dini hari (20/03/2026).

 

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula sekitar pukul 02:30 WIB. Seperti biasa, Haji Kim keluar rumah menuju kandang yang berada di belakang kediamannya untuk memberi pakan. Namun, betapa terkejutnya ia saat mendapati pintu kandang sudah terbuka dan sapi kesayangannya telah hilang.

 

Seketika, Haji Kim berteriak meminta tolong kepada saudara dan tetangga sekitar. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berhamburan keluar dan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

Ditemukan Dalam Kondisi Mengenaskan

Upaya pencarian warga akhirnya membuahkan hasil, namun dengan pemandangan yang menyayat hati. Sekitar 300 meter dari rumah pemilik, tepatnya di pinggir area persawahan, sapi tersebut ditemukan sudah tidak bernyawa.

 

Pencuri diduga melakukan aksi “potong di tempat”. Kondisi sapi ditemukan tergeletak dengan keempat kakinya telah hilang dipotong oleh pelaku.

 

“Dugaan kuat sapi ini memang dicuri maling. Mereka menyembelihnya di sini dan hanya mengambil bagian kaki atau daging tertentu untuk mempercepat pelarian,” ujar salah satu warga saat dikonfirmasi oleh media KPK SIGAP.

 

Kewaspadaan Menjelang Lebaran

Kejadian ini menambah daftar panjang kasus pencurian ternak di Jember dalam kurun waktu satu minggu terakhir. Warga menduga para pelaku memanfaatkan momen menjelang Idul Fitri di mana harga daging sapi melonjak tinggi di pasaran.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat diharapkan dapat memperketat patroli malam di titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali yang merugikan masyarakat kecil. Sumber berita: (Red Nurhasin Tim Media Kpk Sigap)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *