Pemkot Blitar Perkuat Jaring Pengaman Sosial Melalui Program Berkat SAE dan Go-Care

Blitar | Kpksigap.com – Pemerintah Kota Blitar terus berkomitmen menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan sosial di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia). Melalui Dinas Sosial, pemerintah daerah meluncurkan kembali program unggulan Berkat SAE dan Go-Care.

Program ini dirancang sebagai bentuk kehadiran negara dalam memastikan kesejahteraan warga lansia yang hidup sebatang kara maupun mereka yang memiliki keterbatasan fisik permanen. ​Program Berkat SAE secara khusus menyasar pemenuhan kebutuhan dasar berupa nutrisi harian.

Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Blitar, Yudha Budiono, menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan bukan sekadar makanan biasa, melainkan asupan yang telah melalui uji kelayakan gizi.

“Kami melibatkan Dinas Kesehatan melalui masing-masing Puskesmas untuk memastikan nutrisi yang diberikan setiap hari Jumat benar-benar memenuhi kadar gizi dan kalori yang dibutuhkan lansia,” ujarnya di Gedung Kantor Kecamatan Sukorejo, Jumat (13/2).

​Di sisi lain, program Go-Care hadir dengan pendekatan yang lebih komprehensif untuk lansia yang dalam kondis bedrest atau1 baring total. Tidak hanya fokus pada bantuan fisik, program ini juga menyentuh aspek kesehatan mental dan spiritual.

Tim gabungan dari Puskesmas dan Kantor Urusan Agama (KUA) setempat diterjunkan langsung ke rumah warga untuk melakukan pendampingan rutin agar para lansia tetap mendapatkan perhatian yang layak.

​Bantuan logistik yang disalurkan melalui program Go-Care pun dipilih secara selektif guna menunjang kesehatan fisik lansia. Paket bantuan tersebut meliputi beras, biskuit, gula pasir, minyak goreng, hingga susu berkalsium tinggi dan teh.

Yudha Budiono menegaskan bahwa bantuan semacam sarden dan makanan bergizi lainnya diberikan dalam rangka kepedulian pemerintah hadir dalam menangani permasalahan sosial, terutama para lansia kita,” tambahnya.

​Mengenai target program, Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Sosial memastikan bahwa prioritas utama adalah seluruh lansia terlantar yang berdomisili di wilayah Kota Blitar.

Program ini bertujuan agar tidak ada lagi warga senior yang luput dari perhatian medis maupun sosial. Target ambisiusnya adalah memastikan semua lansia yang mengalami kendala mobilitas atau hidup sendiri dapat tertangani sepenuhnya oleh sistem perlindungan sosial pemerintah kota.

​Terkait kendala administrasi kependudukan bagi warga yang sudah lama menetap namun belum memiliki KTP setempat, Yudha memberikan klarifikasi bahwa fokus utama bantuan saat ini diprioritaskan bagi warga yang terdata secara administratif. Namun, pemerintah juga memiliki opsi rujukan ke panti sosial bagi warga dalam kondisi tertentu.

“Targetnya ya tentu bahwa seluruh para lansia yang dalam keadaan terlantar, termasuk yang bedrest, betul-betul bisa ditangani oleh pemerintah kota,” tegas Yudha Budiono.

​Melalui sinergi antara Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan instansi terkait lainnya, diharapkan program Berkat SAE dan Go-Care dapat menjadi role model penanganan sosial yang humanis. Masyarakat diharapkan turut aktif melaporkan jika menemukan lansia di lingkungannya yang membutuhkan bantuan agar dapat segera dijangkau oleh tim pelaksana program di lapangan melalui skema koordinasi yang telah dibentuk secara berkelanjutan.

Redaksi | Pramono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *