18 Ribu Warga Kota Blitar Terima Bantuan Beras dan Minyak dari Bapanas dan Bulog

Blitar | Kpksigap.com – Upaya menjaga stabilitas pangan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat terus dilakukan pemerintah. Melalui program bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026, penyaluran bantuan kembali digulirkan kepada masyarakat Kota Blitar secara menyeluruh di seluruh kelurahan.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan di KDMP Kelurahan Sukorejo, Kota Blitar, yang sebelumnya terjadwal dibeberapa titik, pada Rabu, (1/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Blitar, Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tulungagung, dan juga jajaran pemerintah daerah, termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Camat Sukorejo, Babhinsa serta para warga penerima manfaat.

Program ini menyasar sebanyak 18.175 Penerima Bantuan Beras (PBB) di Kota Blitar. Setiap penerima mendapatkan paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah dalam meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat.

Bantuan pangan ini dinilai sangat penting, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan serta keterbatasan fiskal yang tengah dihadapi pemerintah daer⁷ Program tersebut diharapkan mampu membantu menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi.

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Tulungagung, Yonas Hariyadi Kurniawan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan ketepatan sasaran. Ia memastikan proses distribusi berjalan lancar sesuai data penerima yang telah ditetapkan.

“Untuk periode ini, lebih dari 18 ribu penerima mendapatkan bantuan. Masing-masing memperoleh 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng. Kami memastikan seluruh proses distribusi berjalan tepat sasaran dan kualitas bahan pangan tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Blitar. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi angin segar di tengah tekanan anggaran daerah.

“Kami menyampaikan terima kasih atas dukungan bantuan ini. Di saat anggaran daerah mengalami pemotongan, bantuan pangan ini sangat membantu masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat demi memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

Redaksi | Pramono

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *