SITARO – kpksigap.com, Selasa, 12 Agustus 2025.
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) resmi memulai langkah strategis menuju masa depan yang Maju, Sejahtera, Damai, dan Dahsyat. Melalui Rapat Paripurna DPRD, Selasa (11/8/2025), pemerintah daerah memaparkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sebagai panduan pembangunan lima tahun ke depan.
Wakil Bupati Heronimus Makainas, SE.,MM, mewakili Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, menegaskan bahwa RPJMD bukan sekadar dokumen formal, melainkan “peta jalan” yang harus diwujudkan dengan langkah nyata dan terukur.
“RPJMD adalah turunan langsung dari visi-misi kepala daerah terpilih. Dokumen ini akan memandu arah pembangunan Sitaro, dari desa hingga tingkat kabupaten, agar semua bergerak dalam satu irama,” kata Makainas.
* Tantangan Nyata, Target Jelas *
Evaluasi hingga akhir 2024 menunjukkan sejumlah tantangan yang harus segera diatasi, mulai dari kerawanan bencana, lemahnya ketahanan pangan, perlambatan ekonomi, hingga masalah kemiskinan dan pengangguran.
- Kemiskinan: 8,32% atau sekitar 5.630 jiwa
- Pengangguran: 792 orang
- Ketimpangan Sosial: Rasio Gini 0,354 (kategori sedang)
Selain itu, akses infrastruktur dasar seperti jalan, air bersih, dan listrik belum merata. Potensi besar di sektor pariwisata dan budaya juga belum optimal menjadi penggerak ekonomi daerah.
* Visi “Sitaro MASADADA” *
Visi pembangunan lima tahun ke depan terangkum dalam satu kata: MASADADA — akronim dari Maju, Sejahtera, Damai, dan Dahsyat, yang juga merupakan istilah lokal untuk menggambarkan keindahan, keanggunan, dan daya tarik Sitaro.
1. Maju – Setara dengan daerah berkembang di Sulut bahkan nasional, dengan peningkatan pendapatan per kapita dan daya saing.
2. Sejahtera – Meningkatkan taraf hidup, daya beli, dan lapangan kerja.
3. Damai – Menjaga kerukunan, rasa aman, dan melestarikan budaya.
4. Dahsyat – Daerah inovatif, berprestasi, dengan pemerintahan bersih dan efektif.
* Misi dan Prioritas Utama *
Pemerintah menetapkan 3 misi strategis:
1. Penguatan SDM dan tata kelola pemerintahan.
2. Pengembangan potensi unggulan daerah.
3. Peningkatan infrastruktur dasar dan mitigasi bencana.
Dari misi tersebut, lahir 5 prioritas utama:
- Peningkatan kualitas lingkungan hidup.
- Penguatan ketahanan pangan lokal.
- Pembangunan infrastruktur merata.
- Pengentasan kemiskinan.
- Reformasi birokrasi.
Arah kebijakan meliputi pengurangan risiko bencana, peningkatan produksi pangan lokal, penurunan angka kemiskinan, perbaikan layanan pendidikan dan kesehatan, hingga pemerataan infrastruktur dasar di seluruh wilayah.
* Sinergi Pemerintah dan DPRD
Rapat Paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Joutje Luntungan, SE ini dihadiri Sekretaris Daerah, pejabat tinggi pratama, camat, lurah, tenaga ahli DPRD, dan insan pers.
* Makainas menutup pemaparannya dengan ajakan tegas:
“Keberhasilan RPJMD bergantung pada komitmen kita semua. Mari kita wujudkan Sitaro MASADADA yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat.”
Dengan ditetapkannya RPJMD 2025–2029, Sitaro kini memiliki panduan resmi untuk melangkah bersama menuju daerah yang lebih maju, sejahtera, damai, dan dahsyat — bukan hanya slogan, tetapi tekad bersama.***
Sitaro Tetapkan RPJMD 2025–2029: “MASADADA” Jadi Kompas Lima Tahun Pembangunan




