Sabtu, 12 April 2025, sosialisasi Praktek Kerja Lapangan (PKL) kepada orang tua murid / wali siswa yang saat ini masih kelas XI tahun ajaran 2024 – 2025. Ketika para siswa dinyatakan lulus ke kelas XII maka di tahun ajaran 2025 – 2026, mereka dipersiapkan menjalani PKL yang dijadwalkan selama 6 bulan terhitung dari bulan Agustus 2025 sampai dengan Januari 2026.
Pada pembukaan sosialisasi PKL, Kepala SMK Santo Thomas Maumere, Kabupaten Sikka Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Agustino Lameng, SH mengatakan bahwa bagi siswa akan dipersiapkan menjalani PKL, bagi sekolah telah melakukan kerjasama dengan pihak DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) di beberapa instansi pemerintah maupun di dunia swasta, yang sudah menjadi mitra atau melalui Perjanjian Kerja sama (MoU) antara lain, Surabaya, Bali, Labuhan Bajo, Kupang, Maumere, Larantuka, Ende.
Pilihan lokasi PKL ini sesuai dengan minat siswa dan jurusan, lalu siswa bersama dengan orang tua / wali berembuk bersama untuk mempertimbangkan kemampuan keuangan serta hal – hal lain yang dapat memberikan dukungan kepada anak.
Tandas Kepala SMK Santo Thomas Maumere kepada orang tua bahwa sekolah tidak memaksa atau mewajibkan siswa harus PKL pada wilayah yang jauh seperti Surabaya, Bali, Labuhan Bajo, Kupang.
Hal ini menurut Kepala Sekolah Agustino Lameng, SH bahwa akan berdampak pada biaya PKL dan biaya hidup selama 6 bulan serta beban biaya lain – lain.
Harapan Kepala Sekolah, agar orang tua dan wali mempertimbangkan dengan baik untuk masa depan anak. Jika anak bersama orang tua sepakat memilih tempat praktek yang jauh walaupun dari segi biaya sangat besar namun keuntungan bagi anak adalah memperoleh pengalaman di wilayah yang sudah maju secara teknologi dan pengembangan dari sisi ketrampilan mempunyai nilai tambah yang lebih tinggi.
Ketua Komite Bapak Stefanus Toti Keban, mewakili orang tua / wali siswa, dalam arahan singkat menekankan peran orang tua / wali akan segala kewajiban baik secara finansial maupun kewajiban dasar secara alami yaitu mendampingi, membimbing, mengayomi anak dengan penuh kasih sayang. Perhatian orang tua / wali kepada anak membuktikan,.menunjukkan kepada sekolah kerja sama yang baik antara orang tua dan sekolah.
Penjelasan selanjutnya secara teknis disampaikan oleh Pa Albert dan Pa Lanang yang secara umum antara lain, 1). Perhitungan Rencana Anggaran Biaya ( RAB ) sesuai dengan jauh dekatnya tempat praktek. 2). Sebelum sekolah melepaskan para siswa memulai praktek, terlebih dahulu para siswa diberi bimbingan dan pembekalan sesuai dengan jurusan masing – masing. 3). Sebelum siswa memulai praktek, guru pendamping, melakukan survey awal pada lokasi praktek sampai dengan tahapan monitoring dan penjemputan pada tahap akhir masa praktek. 4). Penyampaian Tata Tertib selama masa menjalani praktek sebagai acuan dan pedoman bagi siswa yang menjalani praktek. 5). Kewajiban orang tua / wali menyanggupi biaya yang dikenakan kepada siswa berdasarkan jurusan serta jauh dekatnya lokasi tempat praktek.
Pada saat diskusi, orang tua mempertegaskan kembali insentif yang diberikan kepada pembimbing selama anak praktek. Pengalaman orang tua / wali bahwa dari pihak sekolah telah mengalokasikan anggaran ini, tetapi kami orang tua kurang paham sehingga dalam perjalanan kami kumpul lagi. Ada juga yang menyampaikan apa bedanya praktek di sekitar wilayah kita dan di luar wilayah ini. Pa Albert dalam penjelasan, menyampaikan bahwa untuk insentif pembimbing sudah dianggarkan dalam perhitungan RAB / RKAS sehingga orang tua / wali jangan membayar lagi. Untuk siswa yang praktek dalam wilayah sendiri tentunya, dampaknya pengalamannya terbatas jika siswa memilih praktek di luar kabupaten kita.
Akhir Sosialisasi, Kepala SMK Santo Thomas Maumere, Agustino Lameng, SH menyerahkan kerjasama yang antara sekolah dan orang tua / wali. Apabila dalam perjalanan, kita menemukan kesulitan maka mari kita saling koordinasi dengan baik demi terwujudnya masa depan putra – putri kita.
Humbahas kpksigap.com – Kacabdis Wilayah IX Humbahas Drs Alfred Silalahi mengukuhkan 72 siswa angkatan XIII SMAN 2 Lintongnihuta Kabupaten Humbang Hasundutan, Sabtu (13/7/2024). Pengukuhan itu […]
Madiun,”kpk-sigap – KPK Sigap.com // Pondok Ramadhan merupakan pembelajaran iman dan taqwa yang diselenggarakan pada bulan puasa yang berisi berbagai kegiatan keagamaan seperti pengkajian keagaamaan, […]
MAGETAN,”kpk-sigap .com // – Sebanyak 19 siswa SMKN 1 Magetan dinyatakan diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2025.Jumlah […]