
KpkSigap, Pohuwato, 16 Desember 2024 – Aksi demonstrasi yang digelar oleh Barakuda (Barisan Rakyat Untuk Keadilan) di depan Kantor Bupati Pohuwato pada pukul 13.20 WITA, hari ini, berakhir dengan kericuhan. Aksi ini dilatarbelakangi tuntutan kepada pemerintah daerah agar segera menindaklanjuti persoalan pengelolaan Hak Guna Usaha (HGU) yang dilakukan oleh beberapa perusahaan perkebunan di wilayah Popayato.
Koordinator lapangan, Sonni Samoe, menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap lambannya respons pemerintah daerah atas surat pemberitahuan dan laporan yang telah disampaikan sebelumnya. “Kami mendesak pemerintah daerah segera mengambil tindakan tegas terhadap pengelolaan HGU yang dinilai merugikan masyarakat setempat,” tegas Sonni.
Namun, kekecewaan pendemo semakin memuncak ketika tidak ada perwakilan pemerintah daerah yang hadir untuk menanggapi langsung tuntutan mereka. Hal ini memicu emosi peserta aksi, yang berujung pada insiden kecil berupa pelemparan kursi penjaga yang berada di depan Kantor Bupati Pohuwato.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi aksi telah kembali kondusif. Belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah daerah terkait tuntutan yang disampaikan oleh para demonstran.
Aksi ini menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat, terutama dalam isu-isu strategis seperti pengelolaan lahan HGU yang melibatkan kepentingan warga dan perusahaan.
Tim Redaksi



