Medan( Sumut)-kpksigap.com.
Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang didampingi Kakanwil Kemenhaj Sumut Zulkifli Sitorus usai menyerahkan Pataka kepada Ketua rombongan Kloter 10 di Aula Madinatul Hujjaj.
Suasana religius dan penuh semangat menyelimuti acara pelepasan jemaah haji Kloter 10 Embarkasi Medan. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Utara membacakan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-Hajj ayat 27 sebagai pembuka, menegaskan bahwa kehadiran para jemaah malam ini adalah jawaban nyata atas panggilan Illahi.
Dalam sambutannya, Kakanwil Zulkifli Sitorus menyoroti keberagaman asal daerah jemaah yang datang dari segenap penjuru. Ada yang datang dari Kecamatan Toruamba dan Sungai Kanan, yang disebut sebagai wilayah terjauh dari Kabupaten Labuhan Batu Selatan (Labusel). Begitu juga dari Kabupaten Deli Serdang, rombongan datang dari pelosok terpencil seperti Bangun Purba hingga Sibolangit.
“Dulu disebutkan ‘mengendarai unta yang kurus’, kalau zaman sekarang itu ibarat kendaraan yang ditempuh berjam-jam melewati jalanan jauh dan berliku. Namun nikmat Allah saat ini begitu besar, perjalanan jauh kini bisa ditempuh dengan nyaman, bahkan ada yang menggunakan mobil bagus. Itu artinya, ‘unta’ zaman sekarang sudah lebih gemuk dan sehat karena kemajuan zaman,” ujarnya dengan gaya bahasa yang akrab dan jenaka.
Malam ini, seluruh jemaah dipastikan siap berangkat menuju Bandara Internasional Kualanamu. Mengikuti arahan Menteri dan Wakil Menteri, proses pelepasan dilakukan secara efektif tanpa banyak seremonial, mengingat fokus dan hati para jemaah sudah berada di Tanah Suci.
Kakanwil memberikan apresiasi tinggi terhadap kedisiplinan Kloter 10 yang dinilai luar biasa. Penampilan jemaah terlihat rapi, sehat, dan jumlah tas kabin sudah sesuai aturan, tidak berlebihan seperti kasus yang pernah terjadi sebelumnya.
Jemaah haji kloter 10 berasal dari Kabupaten Labusel 147 dan Kabupaten Deli Serdang 207 orang.
“Ingat, beberapa waktu lalu ada kendala saat perjalanan dari Madinah ke Makkah karena terlalu banyak tas yang tidak muat di bus. Karena itu, mari kita awali dengan baik, insya Allah berakhir dengan baik pula,” tegasnya.
Ia menegaskan komitmen bersama bahwa jemaah yang berangkat malam ini berjumlah 359 orang, dan harus kembali ke tanah air nanti dengan jumlah yang sama, lengkap, dan dalam kondisi sehat walafiat.
Informasi penting juga disampaikan bahwa kali ini jemaah akan masuk melalui Gate Internasional (Garbarata), tidak lagi lewat pintu kargo, sehingga proses menuju pesawat jauh lebih nyaman dan layak.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Pataka secara simbolis kepada pemimpin rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Labusel Fery Sahputra Simatupang, sebagai tanda resmi rombongan telah dilepas untuk menunaikan ibadah suci.
Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, seluruh jemaah dipersilakan naik ke armada transportasi menuju bandara. Doa seluruh elemen masyarakat menyertai, semoga ibadah haji tahun ini berjalan lancar, aman, dan membawa pulang predikat Haji Mabrur dan Hajjah Mabrurah.
( Reporter : Ekawardani )
Editor Mursyidi




