Perkuat Akar Budaya dan Kamtibmas, Balawangi Jalin Sinergi Strategis dengan Satreskrim serta Disbudpar

KPK SIGAP INVESTIGASI JATIM BANYUWANGI

 

BANYUWANGI – Organisasi Masyarakat Pembela Adat dan Budaya Banyuwangi (Balawangi) mengambil langkah progresif dalam menjaga marwah “Bumi Blambangan”. Melalui pertemuan lintas sektoral, Balawangi resmi menjalin sinergi dengan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Banyuwangi dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, Jumat (30/1/2026).

 

Kolaborasi ini difokuskan pada dua pilar utama: penguatan pelestarian budaya dan stabilitas keamanan wilayah. Bertempat di ruang rapat Disbudpar Banyuwangi, pertemuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP Balawangi, M. Rizal Azizi.

 

Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Benteng Identitas: Dalam arahannya, M. Rizal Azizi menekankan bahwa menjaga identitas daerah tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, di tengah arus modernisasi yang masif, diperlukan “perisai” kolektif antara organisasi adat, penegak hukum, dan pemerintah.

 

“Balawangi berkomitmen penuh menjaga adat dan budaya kita. Namun, agar nilai-nilai ini tetap lestari dan mampu menjadi daya tarik yang positif, dukungan dari kepolisian dan pemerintah daerah sangatlah krusial,” tegas Rizal.

 

Keamanan Berbasis Budaya: Pihak Satreskrim Polresta Banyuwangi menyambut baik inisiatif ini. Selain fokus pada penegakan hukum konvensional, kepolisian memandang pentingnya pendekatan berbasis budaya dalam menciptakan situasi kondusif. Dukungan ini mencakup:

 

Pengamanan Agenda Budaya: Memastikan setiap festival atau ritual adat berjalan tertib.

 

Preventif Sosial: Menangani potensi gesekan sosial yang berkaitan dengan pelanggaran nilai-nilai adat di masyarakat secara persuasif dan kolaboratif.

 

Mendorong Pariwisata yang Bermartabat, Disbudpar Banyuwangi mengapresiasi langkah Balawangi sebagai mitra strategis. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi wisatawan tanpa menggerus kearifan lokal. Dengan keamanan yang terjamin oleh Satreskrim dan kelestarian budaya yang dikawal oleh Balawangi, pariwisata Banyuwangi optimis akan terus bertumbuh secara berkualitas.

 

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan koordinasi rutin guna memantau perkembangan situasi di lapangan, memastikan bahwa setiap langkah pembangunan di Banyuwangi tetap selaras dengan nafas adat dan hukum yang berlaku. Sumber berita: (Red Kurnia Tim Media Kpk Sigap)

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *