Seorang Anak Usia 10 Tahun Penderita Anemia Butuh Uluran Tangan Bantuan Pemerintah Untuk Berobat
Subang.KPKsigap.com.– ratapan dan Tangis haru menyelimuti kedua pasangan suami istri Opik dan istrinya Mirna yang dikaruniai 3 anak tinggal di rumah kontrakan yang beralamat di RT 102 RW 29b Rawabadak Kelurahan Karanganyar Kecamatan Subang Kabupaten Subang yang kini Anaknya mendapatkan perawatan lagi di rumah sakit RSUD Subang Atas kebijakan Dirut RSUD Subang Dr Ahmad Nasuhi. Jumat (12/12/2025).
Rani anak pertama usianya 10 tahun duduk di kelas 4 SDN sedang sakit menderita penyakit Anemia butuh pengobatan dan perawatan secara intensif kondisinya semakin melemah Hb rendah karena menurut awal perawatan diharuskan Transfusi darah.
Orang tuanya sempat membawa anaknya ke rumah sakit pemerintah dan dirawat beberapa hari dan biayanya ditanggung pemerintah menggunakan Surat Keterangan Miskin (SKM) dari kelurahan dinsos dan Dinkes ,namun karena terbentur dengan biaya akhirnya waktu pas kontrol pun tidak dilakukan karena faktor ekonomi.
Karena kondisinya sangat mengkhawatir, orang tua Rani menghubungi kepengurusan mendatangi Ketua Relawan Mitra Pers (RMP) Mang Subang untuk mencarikan solusi dan memaparkan tentang kondisi ekonomi dan keinginan anaknya untuk bisa berobat dan mendapatkan perawatan secara intensif dari dokter ataupun bantuan pembikinan Kartu Indonesia Sehat (KIS) PBI dari pemerintah agar anaknya bisa berobat berkelanjutan melihat kondisi anaknya lemas dan pucat,
Mang Subang dengan cepat berkoordinasi dengan pihak pemerintahan Kepala Kelurahan Karanganyar Roskita Sudiman, S.Sos, MM. Repon cepat menghubungi Puskesmas Sukarahayu untuk meninjau sekaligus membawanya ke puskesmas untuk melakukan pemeriksaan oleh Dokter Puskesmas didampingi Bidan Dini yang selanjutnya di Arahkan ke Rumah Sakit karena Ananda Rani harus mendapatkan perawatan dan transfusi darah.
Begitu juga Camat Subang Sumardi S.S.T.P M.AP mendapatkan impormasi dari Ketua Relawan RMP Mang Subang langsung berkoordinasi dengan bagian Verifikasi DTKS Kecamatan Ibu Lita untuk pengurusan kelengkapan data Pasen Ananda Rani agar terverifikasi Masuk Keluarga Penerima Bantuan Kartu Kis PBI dari pemerintah untuk Administrasi pengobatan berkelanjutan di rumah sakit.
Berkat kebijakan Direktur Rumah Sakit RSUD Ciereng Subang Dr Ahmad Nasuhi melihat kondisi ananda Rani segera di bawa Kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan secara intensif dari Dokter demi kesembuhan Ananda Rani (10) dengan harapan pertumbuhan dan kesehatan nya pulih seperti anak anak yang lain nya.
Dan Dr Ahmad sendiri berkomitmen apapun dan bagaimanapun kondisi ekonomi masyarakat dikala sakit dan tidak punya biaya perawatan kita selalu siap melayani tanpa membedakan klaster miskin dan kaya. Karena kita prioritaskan melayani demi keselamatan dan kesehatan masyarakat, karena rumah sakit ini untuk melayani kesehatan kita bersama. “Tandasnya.
Kisah memilukan ini membuka mata tentang kesenjangan layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di wilayah pedesaan. Pemerintah daerah maupun pusat diharapkan lebih responsif, tidak hanya dalam menanggung biaya pengobatan, tetapi juga dalam memastikan kemudahan akses menuju layanan kesehatan, termasuk transportasi dan pendampingan bagi keluarga kurang mampu.
Ananda Rani masih memiliki harapan untuk sembuh. Namun, harapan itu tak bisa berdiri sendiri tanpa uluran tangan para dermawan dan perhatian dari pemerintah. Saat ini, keluarga Ananda Rani berharap ada bantuan agar anak mereka dapat kembali menjalani pengobatan secara intensif di rumah sakit dan memiliki masa depan yang lebih baik.
Reporter Ujang Suryana
Editor Mursyidi




